Matawarta.com, JAKARTA – Bahar bin Smith akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota Banser, Rida, yang terjadi di Cipondoh, Tangerang.
Permintaan maaf itu disampaikan melalui video yang beredar pada Rabu (11/2).
Dalam video tersebut, Bahar tampak didampingi sejumlah rekannya. Ia secara langsung menyampaikan penyesalan atas insiden yang menjeratnya sebagai tersangka.
“Saudara-saudaraku, sebagaimana kita ketahui dengan adanya kejadian beberapa waktu yang lalu, saya bersama dengan Haji Arif, Haji Edi dan Pak Dwi, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang menimpa kepada saudara kita Pak Rida,” ujar Bahar dalam pernyataannya.
Tak hanya kepada korban, Bahar juga meminta maaf kepada keluarga besar GP Ansor, khususnya GP Ansor Tangerang, Banten.
“Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada Keluarga Besar GP Ansor, khususnya keluarga kami di GP Ansor Tangerang, Banten. Kejadian ini menjadi pelajaran untuk kita semua untuk bersama-sama menjaga ukhuwah Islamiyah,” lanjutnya.
Ia berharap peristiwa tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga persatuan bangsa, terlebih menjelang bulan Ramadan.
“Semoga ke depan kita semua semakin dilekatkan dalam ikatan persaudaraan dalam keislaman, keimanan dan kebangsaan,” ucapnya.
Polres Metro Tangerang Kota telah menetapkan Bahar bin Smith sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang terjadi saat acara Maulid Nabi pada September 2025. Selain Bahar, tiga orang lainnya juga turut ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut. (mua)
