{"id":16636,"date":"2024-04-18T22:01:00","date_gmt":"2024-04-18T15:01:00","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/?p=16636"},"modified":"2024-04-18T23:44:08","modified_gmt":"2024-04-18T16:44:08","slug":"ganas-timnas-indonesia-u-23-pecundangi-australia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2024\/04\/ganas-timnas-indonesia-u-23-pecundangi-australia\/","title":{"rendered":"Ganas, Timnas Indonesia U-23 Pecundangi Australia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Timnas Indonesia U-23 memetik kekemangan di pertandingan kedua grup A Piala Asia U-23 2024. Berhadapan dengan Australia, Skuat Garuda menang dengan skor tipis 1-0.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indonesia berhasil unggul terlebih dahulu di laga ini berkat gol Komang Teguh di akhir babak pertama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berkat hasil ini, Timnas Indonesia U-23 naik ke peringkat dua klasemen sementara Grup A dengan raihan tiga poin. Sementara Australia harus puas turun ke peringkat kedua.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertandingan yang digelar di Abdullah bin khalifa Stadium ini berjalan sengit. Kedua tim saling melepaskan serangan sejak awal laga.<br>Peluang berbahaya pertama di laga ini dibuat Rafael Struick melalui tembakannya dari luar kotak penalti. Namun bola masih melebar dari gawang Australia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Australia juga memiliki sejumlah peluang. Namun penyelesaian akhir mereka kurang apik sehingga gagal berbuah gol.<br>Di menit ke-21, Indonesia dihukum penalti setelah Komang Teguh melakukan handsball di kotak terlarang, dan VAR mengesahkan keputusan wasit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mohamad Traore menjadi eksekutor penalti ini, dan Ernando tampil heroik dengan membaca arah bola dengan sempurna dan berhasil menepisnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Usai kegagalan penalti itu, Australia semakin menekan. Serangan demi serangan terus dilancarkan, meski gagal memberikan ancaman berarti bagi gawang Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indonesia yang tertekan perlahan tapi pasti mulai mengontrol jalannya pertandingan. Skuat Garuda mulai melancarkan beberapa serangan ke gawang Australia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di menit ke-45, Skuat Garuda sukses mencetak gol. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Australia, Nathan Tjoe-A-On melepaskan tembakan yang kemudian arahnya diubah dengan sundulan Komang Teguh. Skor 1-0 menutup jalannya pertandingan di babak pertama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tertingga 1-0 di babak pertama, Australia menaikkan intensitas serangan mereka. Sejak peluit awal babak kedua dibunyikan, The Socceroos langsung membombardir gawang Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun skuat Garuda bertahan dengan rapat. Mereka mampu meredam serangan-serangan Australia sehingga tidak ada peluang yang terlalu berbahaya mengancam gawang Ernando.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indonesia bukannya hanya bertahan di dalam. Skuat Garuda beberapa kali melancarkan serangan balik yang cukup membuat Australia ketar-ketir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Australia terus menggempur pertahanan Indonesia. Namun kombinasi kedisiplinan lini pertahanan Indonesia ditambah aksi ciamik Ernando Ari membuat Australia kesulitan mencetak gol.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Timnas Indonesia U-23 memetik kekemangan di pertandingan kedua grup A Piala Asia U-23 2024. Berhadapan dengan Australia, Skuat Garuda menang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":16637,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[51,52],"tags":[3044,2239],"class_list":["post-16636","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","category-olahraga","tag-piala-asia-u-23","tag-timnas-indonesia-u-23"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16636","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16636"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16636\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16637"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16636"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16636"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16636"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}