{"id":19508,"date":"2024-08-14T12:11:00","date_gmt":"2024-08-14T05:11:00","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/?p=19508"},"modified":"2024-11-05T12:12:19","modified_gmt":"2024-11-05T05:12:19","slug":"dapat-bonus-emas-rp6-miliar-veddriq-leonardo-dan-rizki-juniansyah-sepakat-gunakan-untuk-hal-bermanfaat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2024\/08\/dapat-bonus-emas-rp6-miliar-veddriq-leonardo-dan-rizki-juniansyah-sepakat-gunakan-untuk-hal-bermanfaat\/","title":{"rendered":"Dapat Bonus Emas Rp6 Miliar, Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah Sepakat Gunakan untuk Hal Bermanfaat"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tangerang: Senyum semringah tampak pada wajah Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah. Bagaimana tidak, bonus uang tunai Rp6 miliar sudah pasti bakal mereka terima berkat keberhasilan mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Olimpiade 2024 Paris.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Veddriq meraih emas di cabang olahraga (cabor) panjat tebing sedangkan Rizki Juniansyah pada angkat besi. Yang membanggakan, baik Veddriq maupun Rizki, keduanya sepakat bakal menggunakan bonus tersebut untuk hal-hal yang bermanfaat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cUangnya akan saya manfaatkan untuk yang membangun olahraga panjat tebing, khususnya di daerah saya,\u201d tutur Veddriq dalam konferensi pers di Gedung VVIP, Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (13\/8) malam.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSebagian akan saya persembahkan buat orang tua saya, kemudian kalau ada sisanya saya simpan atau saya investasikan,\u201d sambung pria 27 tahun asal Kalimantan Barat itu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Veddriq mengaku senang mampu mempersembahkan emas perdana bagi Kontingen Indonesia di Olimpiade 2024 Paris. Diakui memang ada sedikit tekanan untuk mendapatkan emas. Namun tekanan itu dianggapnya sebagai salah satu pemantik movitasinya untuk berprestasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKarena kita punya ekspektasi yang tinggi untuk meraih prestasi di Olimpiade dan itu juga sebagai salah satu pemantik motivasi saya. Alhamdulillah bisa membawa emas buat indonesia, menjadi peraih medali emas pertama,\u201d ujar Veddriq yang di babak final menaklukkan wakil Tiongkok Wu Peng dengan catatan waktu 4.75 detik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara Rizki Juniansyah mengatakan, bonus yang didapatkannya bakal dimanfaatkan untuk membangun dan renovasi sasana latih angkat besi di Banten yang telah membentuknya menjadi lifter saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cYa memang saya terlahir dari situ, waktu kecil saya dirawat dan dilatih di situ dan alhamdulillah saya mendapatkan medali emas ini berawal dari situ,\u201d kenang pemuda 21 tahun ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pun begitu, Rizki merencanakan untuk menabung sebagian dari bonus yang didapatkannya tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cInsyaallah bonus yang terbaik ini dari Indonesia buat saya, saya akan mempergunakan untuk yang bermanfaat pastinya,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rizki menyatakan, medali emas pertama Indonesia di cabor angkat besi ini dipersembahkannya untuk negara tercinta. Dirinya mengaku tidak menyangka bisa mencetak sejarah baru yang bagi olahraga angkat besi di Tanah Air menyumbangkan medali emas setelah bertahun-tahun lamanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKe depannya saya akan mempertahankan medali emas ini, untuk angkat besi dan Indonesia,\u201d tegas Rizki yang bertanding di nomor 73 kilogram putra.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tangerang: Senyum semringah tampak pada wajah Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah. Bagaimana tidak, bonus uang tunai Rp6 miliar sudah pasti&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":19509,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[88,96,2186,1082],"class_list":["post-19508","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga","tag-kemenpora","tag-menpora","tag-menpora-dito","tag-timnas-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19508","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19508"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19508\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19509"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19508"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19508"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19508"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}