{"id":20305,"date":"2025-01-31T08:40:52","date_gmt":"2025-01-31T01:40:52","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/?p=20305"},"modified":"2025-01-31T08:42:21","modified_gmt":"2025-01-31T01:42:21","slug":"tak-ada-lagi-loket-di-stasiun-sistem-layanan-pengguna-krl-dialihkan-ke-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2025\/01\/tak-ada-lagi-loket-di-stasiun-sistem-layanan-pengguna-krl-dialihkan-ke-digital\/","title":{"rendered":"Tak ada Lagi Loket di Stasiun, Sistem Layanan Pengguna KRL Dialihkan ke Digital"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Matawarta.com, JAKARTA<\/strong>&#8211; PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter mempertimbangkan untuk menutup semua loket tiket di stasiun. Sebagai gantinya, pelayanan akan dialihkan ke sistem digital.<\/p>\n\n\n\n<p>Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto mengungkapkan wacana transformasi ini dilakukan setelah melihat mayoritas pelanggan telah terbiasa menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKemudian digital transformasi, kami terus lakukan, termasuk sistem pembayaran. Ya mudah-mudahan tahun ini segera kami launching dengan beberapa bank,\u201d ujar Asdo.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Top-up dengan menggunakan QRIS, yang nanti lama-lama akan menghilangkan loket-loket, semuanya dengan digital,\u201d ucapnya menambahkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski begitu, pelayanan digital akan dicoba lebih dulu di stasiun-stasiun besar, seperti Stasiun BNI City, sambil mensosialisasikan kepada pengguna KRL.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Jadi nanti untuk awalnya, akan kami coba di stasiun-stasiun besar yang mayoritas masyarakatnya sudah familiar dengan QRIS,\u201d kata Asdo.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJadi semuanya nanti akan dilayani secara digital. Dari mulai informasi, pelayanan in-out, kemudian pelayanan seperti toilet, musala, dan sebagainya, nanti dengan teknologi digitaliasi,\u201d pungkas Asdo.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA&#8211; PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter mempertimbangkan untuk menutup semua loket tiket di stasiun. Sebagai gantinya, pelayanan akan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":10492,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3516],"tags":[3799,453],"class_list":["post-20305","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-loket-stasiun-krl-diganti-sistem-digital","tag-pt-kai"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20305","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20305"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20305\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10492"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}