{"id":20415,"date":"2025-01-31T21:35:22","date_gmt":"2025-01-31T14:35:22","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/?p=20415"},"modified":"2025-02-04T21:47:09","modified_gmt":"2025-02-04T14:47:09","slug":"tingkatkan-potensi-wisata-daerah-mahasiswa-kkn-bbk-5-unair-desa-bomo-kembangkan-wisata-berbasis-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2025\/01\/tingkatkan-potensi-wisata-daerah-mahasiswa-kkn-bbk-5-unair-desa-bomo-kembangkan-wisata-berbasis-digital\/","title":{"rendered":"Tingkatkan Potensi Wisata Daerah, Mahasiswa KKN BBK 5 UNAIR Desa Bomo Kembangkan Wisata Berbasis Digital"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, BANYUWANGI \u2013<\/strong> Dalam rangka meningkatkan potensi pariwisata daerah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK) 5 Universitas Airlangga (UNAIR) mengusung program <em>Ria Bomo Trip<\/em>. Sejumlah mahasiswa tersebut menjalankan programnya di Desa Bomo<strong>, <\/strong>Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi<strong>,<\/strong> selama 25 hari, sejak tanggal 7 Januari&nbsp; sampai dengan 3 Februari 2025.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam menjalankan programnya, kelompok mahasiswa ini berfokus terhadap pengembangan wisata pantai Ria Bomo melalui pendampingan dan pembuatan platform media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua Kelompok KKN BBK 5 UNAIR Desa<strong> <\/strong>Bomo, Nusron Abdillah menyampaikan bahwa, inovasi dilakukan sebagai upaya mendorong peningkatan pengunjung baik wisatawan domestik, maupun wisatawan mancanegara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami melihat potensi pantai Ria Bomo yang sangat bagus, sebenarnya secara pengunjung lumayan ramai, namun kami melihat perlu adanya pengelolaan yang rapi, terlebih untuk membranding pantai ke jangkauan yang lebih luas lagi,\u201d ujar Nusron<strong>, <\/strong>saat diwawancarai pada Jumat,<strong> <\/strong>(31\/01\/2025).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih lanjut, Nusron menjelaskan bahwa platform dirancang tidak hanya untuk membranding wisata pantai, namun juga menyediakan sejumlah penawaran paket wisata hingga konsep tour guide yang diharapkan dapat memudahkan pengunjung.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSebelumnya kami melakukan survei, kemudian hasil data dari survei dibuat sebagai bahan pemetaan strategi. Selanjutnya kami membantu beberapa hal mulai dari proses pembuatan whatsapp bisnis, membuat katalog yang berisi paket wisata yang ditawarkan, membuat konsep paket trip dan tour guide, dan membuat peta wisata atau denah yg memudahkan pengunjung untuk mengeksplor pantai. Terakhir kami juga membantu dan mendampingi pembuatan branding wisata di media sosial serta membantu pembuatan email bisnis dan petunjuk tata cara pengelolaannya,\u201d jelas Nusron.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized is-style-default\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1920\" height=\"2560\" src=\"https:\/\/matawarta.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/KKn-dindd-scaled.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-20416\" style=\"aspect-ratio:3\/2;object-fit:cover;width:840px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/matawarta.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/KKn-dindd-scaled.jpeg 1920w, https:\/\/matawarta.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/KKn-dindd-225x300.jpeg 225w, https:\/\/matawarta.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/KKn-dindd-768x1024.jpeg 768w, https:\/\/matawarta.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/KKn-dindd-1152x1536.jpeg 1152w, https:\/\/matawarta.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/KKn-dindd-1536x2048.jpeg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pelaksanaan program, sambung Nusron, tentunya, kami menggandeng Komunitas Benteng Samudera,&nbsp; Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), selaku pengelola wisata, serta pemangku kebijakan setempat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Thowib selaku Ketua Komunitas Benteng Samudera mengucapkan rasa syukur atas kehadiran mahasiswa yang telah membantu sekaligus memberikan angin segar dalam pengelolaan pariwisata.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSangat membantu terutama mengingat sebagian pekerja dan pengelola pantai ada kelompok yang bukan anak muda. Punya keterbatasan dalam ide-ide digital, jadi kehadiran inovasi baru seperti ini memberi angin segar demi kemajuan wisata pantai. Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi mahasiswa terutama dengan ide-ide terkait paket wisata yang menurut saya sangat inovatif dan menarik wisatawan. Sekali lagi, teman-teman cukup membantu, karena ada beberapa hal yang kami awalnya belum tau dalam hal ide atau teknologi,\u201d ucap Thowib.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Thowib juga berharap upaya mahasiswa dapat berdampak positif dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat pesisir pantai Bomo.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSemoga program inovasi dan pendampingan ini dapat berjalan secara terus menerus dan membawa kemanfaatan ekonomi terutama untuk masyarakat lokal pesisir desa Bomo. Berharap program KKN seperti ini bisa terus berlanjut untuk membantu masyarakat\u00a0 juga menambah wawasan\u00a0 pengalaman adik-adik di lapangan,\u201d pungkas Thowib.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai informasi, Pantai Ria Bomo merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Banyuwangi, tepatnya di Desa Bomo<strong>, <\/strong>Kecamatan Blimbingsari. Pengembangan destinasi wisata melalui program <em>Ria Bomo Trip <\/em>sebagai bentuk komitmen mahasiswa KKN BBK 5 UNAIR dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, BANYUWANGI \u2013 Dalam rangka meningkatkan potensi pariwisata daerah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK) 5 Universitas&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":20419,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,51,3843],"tags":[3859,3844,3857,3845],"class_list":["post-20415","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","category-nusantara","category-pedesaan","tag-banyuwangi","tag-kkn-bbk-5-unair","tag-mahasiwa","tag-universitas-airlangga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20415","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20415"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20415\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20419"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20415"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20415"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20415"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}