{"id":20883,"date":"2025-03-07T09:36:37","date_gmt":"2025-03-07T02:36:37","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/?p=20883"},"modified":"2025-03-07T09:36:37","modified_gmt":"2025-03-07T02:36:37","slug":"kementerian-lh-segel-33-tempat-wisata-di-puncak-bogor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2025\/03\/kementerian-lh-segel-33-tempat-wisata-di-puncak-bogor\/","title":{"rendered":"Kementerian LH Segel 33 Tempat Wisata di Puncak Bogor"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, JAKARTA<\/strong>&#8211; Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah menyegel empat tempat wisata di Puncak Bogor yang diduga melanggar aturan. Masih puluhan tempat wisata yang akan disegel.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Deputi Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian LH, Rizal Irawan mengatakan pelanggaran ditemukan setelah dilakukan verifikasi lapangan terhadap lahan milik PT Perkebunan (PTP). Ada ketidaksesuaian antara dokumen izin lingkungan dan kondisi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cHasil verifikasi menunjukkan bahwa ada 33 tenant dari 18 KSO (Kerja Sama Operasional) yang tidak sesuai dengan dokumen lingkungan. Awalnya luas area tercatat hanya 16 hektare, tetapi fakta di lapangan mencapai 35 hektare. Ini jelas merupakan pelanggaran,\u201d ujar Rizal kepada wartawan, Kamis (6\/3).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Total, empat lokasi yang telah disegel oleh tim gabungan Kementerian LH. Penyegelan akan dilakukan bertahap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cHari ini (kemarin) ada empat lokasi yang dipasangi plang penyegelan. Namun, kami sudah menyiapkan plang pengawasan untuk seluruh 33 tenant yang melanggar. Penyegelan akan terus dilakukan dalam beberapa hari ke depan,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu pelanggaran yang ditemukan adalah proaes pengajuan izin tak sesuai dengan di lapangan. Awalnya, mengajukan awal pembangunan kawasan agrowisata, tapi dibangun bangunan permanen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMisalnya, tempat wisata Jaswita. Dalam dokumen tertulis sebagai agrowisata, tetapi faktanya yang ada hanyalah bangunan permanen tanpa lahan pertanian. Ini tidak sesuai dengan izin yang diberikan,\u201d kata Rizal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses penyegelan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Bupati Bogor Rudy Susmanto.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Empat lokasi yang telah disegel di antaranya, Hibisc Fantasy, Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, Eiger Adventure, Megamendung, Pabrik teh dekat Telaga Saat, titik nol Sungai Ciliwung, dan Pabrik teh di kawasan agrowisata Gunung Mas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gubernur Jawa Barat (Jabar),&nbsp;Dedi Mulyadi, mengungkapkan penyebab banjir yang terjadi di Jabodetabek lantaran minimnya ruang hijau sehingga tak ada resapan air. Termasuk di Bekasi dan Karawang yang dipicu karena kondisi&nbsp;hulu&nbsp;yang kini dibangun tempat wisata.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA&#8211; Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah menyegel empat tempat wisata di Puncak Bogor yang diduga melanggar aturan. Masih puluhan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":20884,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[4074,4097,4095,4096],"class_list":["post-20883","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-banjir-bekasi","tag-banjir-di-jabodetabek","tag-kementerian-lh","tag-kementerian-lh-segel-tempat-wisata-di-puncak-bogor"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20883","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20883"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20883\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20884"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20883"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20883"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20883"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}