{"id":21318,"date":"2025-04-21T13:21:24","date_gmt":"2025-04-21T06:21:24","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=21318"},"modified":"2025-04-21T13:22:27","modified_gmt":"2025-04-21T06:22:27","slug":"marak-kasus-pelecehan-seksual-menkes-minta-dokter-dicek-kejiwaan-enam-bulan-sekali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2025\/04\/marak-kasus-pelecehan-seksual-menkes-minta-dokter-dicek-kejiwaan-enam-bulan-sekali\/","title":{"rendered":"Marak Kasus Pelecehan Seksual, Menkes Minta Dokter Dicek Kejiwaan, Enam Bulan Sekali"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Matawarta.com, JAKARTA- <\/strong>Maraknya kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) menjadi perhatian khusus pemerintah. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta agar ada pemeriksaan psikologis rutin.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Pada saat rekrutmen dari calon peserta pendidikan dokter spesialis itu diwajibkan untuk mengikuti tes psikologis,&#8221; ujar Budi dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (21\/4).<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga meminta dalam proses rekruitmen dokter dilakukan secara transparan agar tidak salah memilih dokter. Pemeriksaan psikologis bisa dilakukan minimal enam bulan sekali.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan pemeriksaan tersebut, kondisi kejiwaan dokter bisa terpantau. Harapannya kejadian kasus pelecehan tak terjadi lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kami juga ingin memastikan bahwa setiap enam bulan harus dilakukan screening psikologis sehingga kondisi kejiwaan daripada peserta diri ini bisa kita monitor dengan rutin,&#8221; ungkap Budi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oloh dokter PPDS menggemparkan publik. Kejadian bahkan terjadi tak hanya di Bandung yang memerkosa keluarga pasien, tetapi kasus juga terjadi di Garut, Malang dan Jakarta.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA- Maraknya kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) menjadi perhatian khusus pemerintah.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":3771,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[4289,4288],"class_list":["post-21318","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-kasus-pelecehan-seksual-dokter","tag-menkes-budi-gunadi-sadikin"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21318","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21318"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21318\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21320,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21318\/revisions\/21320"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3771"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21318"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21318"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21318"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}