{"id":21602,"date":"2025-05-19T13:33:23","date_gmt":"2025-05-19T06:33:23","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=21602"},"modified":"2025-05-19T13:33:24","modified_gmt":"2025-05-19T06:33:24","slug":"dedi-mulyadi-tiba-tiba-datang-ke-kantor-kpk-ada-apa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2025\/05\/dedi-mulyadi-tiba-tiba-datang-ke-kantor-kpk-ada-apa\/","title":{"rendered":"Dedi Mulyadi Tiba-tiba Datang ke Kantor KPK, Ada apa?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, JAKARTA<\/strong>&#8211; Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendadak menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (19\/5). Ada apa?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dedi menjelaskan kehadirannya untuk membahas sejumlah program yang berjalan di Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar tidak dikorupsi. Ia mengaku mendapatkan arahan agar melakukan efisiensi dan merealokasikan seluruh belanja pemerintah dari belanja yang tidak penting menjadi untuk kepentingan publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kami pagi hari ini bertemu dengan jajaran KPK di bidang pencegahan, terutama kita mendapat arahan dari Pak Ujang Bahtiar [Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah 2 KPK],&#8221; ujar Dedi di Kantor KPK.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Terutama di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan, irigasi, penanganan kemiskinan, jaringan listrik. Itu menjadi prioritas utama kami dan kami mendapat arahan seluruh kebijakan itu nanti harus terkawal menjadi output dan benefit kepentingan masyarakat,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada sektor pendidikan misalnya, lanjut Dedi ada Rp5 triliun lebih anggaran yang direalokasikan. Realokasi anggaran itu mengubah belanja rutin pemerintah yang dianggap selama ini memboroskan anggaran pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kemudian alokasi-alokasi belanja publik tapi tidak memiliki kepentingan publik. Misalnya di dunia pendidikan, ada belanja 700 miliar lebih untuk TIK. Sedangkan yang dibutuhkan oleh dunia pendidikan adalah ruang kelas baru,&#8221; ungkap Dedi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, realokasi anggaran menyasar dari yang semula untuk perjalanan dinas menjadi infrastruktur jalan yang bermanfaat bagi rakyat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Nah, kemudian ada sosialisasi yang biasa dibelanjakan oleh pemerintah. Yang dibutuhkan oleh masyarakat hari ini adalah hampir 240 ribu rakyat Jawa Barat tidak punya listrik, maka ada realokasi hampir Rp250 miliar, dari angka 9 miliar untuk belanja penerangan listrik warga,&#8221; tambah Dedi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak hanya soal relokasi anggaran, pertemuan dengan KPK juga menyinggung kebijakan mengirim siswa atau pelajar nakal ke barak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Seluruh rangkaian itu di dalamnya kan ada program pendidikan berkarakter, yang di dalamnya mengubah anak-anak dari punya sikap agresif tawuran, minum-minuman keras, kemudian korban gim online, (selanjutnya) mengikuti pendidikan kedisiplinan,&#8221; tutur Dedi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Dan Insya Allah berdasarkan rekomendasi dari psikolog, dimungkinkan mereka besok sudah bisa meninggalkan barak untuk angkatan pertama,&#8221; katanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA&#8211; Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendadak menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (19\/5).&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":20873,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[4443,4088],"class_list":["post-21602","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-dedi-mulyadi-datangi-kantor-kpk","tag-gubernur-jawa-barat-dedi-mulyadi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21602","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21602"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21602\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21603,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21602\/revisions\/21603"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20873"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21602"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21602"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21602"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}