{"id":21637,"date":"2025-05-21T12:30:52","date_gmt":"2025-05-21T05:30:52","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=21637"},"modified":"2025-05-21T12:31:13","modified_gmt":"2025-05-21T05:31:13","slug":"cat-dan-warna-pesawat-presiden-diganti-lagi-hasan-nasbi-enggak-apa-apa-bagian-pemeliharaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2025\/05\/cat-dan-warna-pesawat-presiden-diganti-lagi-hasan-nasbi-enggak-apa-apa-bagian-pemeliharaan\/","title":{"rendered":"Cat dan Corak Pesawat Presiden Diganti Lagi, Hasan Nasbi: Enggak Apa-apa, Bagian Pemeliharaan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Matawarta.com, JAKARTA<\/strong>&#8211; Pesawat Kepresidenan akan berganti cat dan corat. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi menyebut hal itu bagian dari perawatan rutin sehingga tak perlu dibesar-besarkan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kalau misalnya, biasanya mobil kepresidenan warna hitam, hari ini mobil kepresidenan warna putih ya enggak apa-apa,&#8221; ujar Hasan saat acara diskusi di Jakarta beberapa hari lalu.<\/p>\n\n\n\n<p>Perbedaan corak dan warna pada pesawat presiden umum terjadi. Saat kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) misalnya, pesawat kepresidenan mulai beroperasi dengan cat berwarna biru.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi) pesawat kepresidenan dengan jenis Boeing 737-800 dijuluki sebagai &#8220;Indonesia One&#8221;. Pesawat tersebut memiliki corak mayoritas berwarna merah di bagian moncong, dan blok warna merah itu semakin menipis hingga bagian ekor.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi pesawat, tulisan &#8220;Republik Indonesia&#8221; dibuat berwarna putih hingga terlihat kontras dengan latar merah pesawat.<\/p>\n\n\n\n<p>Perubahan warna cat dan corak yang berbeda dari Pesawat Kepresidenan A-001 pertama kali diamati di Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta (14\/4\/2025).<\/p>\n\n\n\n<p>Pesawat kepresidenan yang ditumpangi Prabowo Subianto itu saat ini memiliki corak yang mirip dengan PK-GRD, yaitu dengan mayoritas warna putih di seluruh badan pesawat, dengan aksen garis merah yang memanjang di bagian atas dan bawah jendela.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagian atas, aksen garis di Pesawat Kepresidenan Prabowo dibuat lebih tebal dibandingkan dengan di bagian bawah. Sementara itu, tulisan &#8220;Republik Indonesia&#8221; juga dibuat berwarna hitam, dengan jenis font yang berbeda dari desain sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasan mengaku tidak mengetahui secara khusus alasan pergantian corak dan warna pesawat presiden Prabowo. Namun, ia menilai hal itu lumrah dilakukan lantaran bagian dari pemeliharaan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Terus terang, saya harus cek dulu soal kenapa pesawat kepresidenan ganti warna, tetapi begini teman-teman, kalau kendaraan, pesawat, kapal, itu ada pemeliharaan rutin, maintenance rutin,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ya salah satu pemeliharaannya juga ganti desain, ganti warna,&#8221; tambah Hasan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA&#8211; Pesawat Kepresidenan akan berganti cat dan corat. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi menyebut&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":21638,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[4460,3885,4459],"class_list":["post-21637","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-cat-dan-corak-pesawat-presiden-ganti","tag-hasan-nasbi-kepala-kantor-komunikasi-presiden","tag-pesawat-presiden-ganti-cat-dan-corak"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21637","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21637"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21637\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21640,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21637\/revisions\/21640"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21638"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21637"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21637"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21637"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}