{"id":21824,"date":"2025-05-31T13:35:47","date_gmt":"2025-05-31T06:35:47","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=21824"},"modified":"2025-05-31T13:35:56","modified_gmt":"2025-05-31T06:35:56","slug":"11-orang-korban-tertimbun-longsor-gunung-kuda-cirebon-belum-ditemukan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2025\/05\/11-orang-korban-tertimbun-longsor-gunung-kuda-cirebon-belum-ditemukan\/","title":{"rendered":"11 Orang Korban Tertimbun Longsor Gunung Kuda Cirebon Belum Ditemukan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Matawarta.com, CIREBON<\/strong>&#8211; Proses pencarian korban longsor di lokasi tambang batu alam Gunung Kuda, Cirebon, Jawa Barat terus dilakukan. Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menyebut sebanyak 11 orang belum ditemukan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Dari informasi terbaru, ada 11 korban yang masih belum ditemukan. Ini berangkat dari laporan masyarakat yang menyampaikan bahwa anggota keluarganya belum kembali,&#8221; kata Rudi dilansir Antara, Sabtu (31\/5\/2025).<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mencari korban, pihaknya menurunkan 400 personel gabungan yang terdiri TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta relawan. Mereka terbagi dua tim untuk menjangkau sejumlah titik rawan di Gunung Kuda.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Dari kemarin tim sudah bekerja mengevakuasi dan menyelamatkan para korban. Hari ini operasi berlanjut dengan pembagian dua tim,&#8221; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selama proses pencarian, Rudi mengakui kondisi yang dihadapi tak mudah. Kondisi geografis yang curam dan tanah yang masih labil menjadi kendala.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia pun meminta warga melaporkan kehilangan anggota keluarganya ke posko yang telah disediakan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Sudah kami data dan minta keterangan soal ciri-ciri korban untuk membantu identifikasi. Kami maksimalkan semua personel yang ada,&#8221; katanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, CIREBON&#8211; Proses pencarian korban longsor di lokasi tambang batu alam Gunung Kuda, Cirebon, Jawa Barat terus dilakukan. Kapolda Jawa&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":21825,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[4546,4545,4544],"class_list":["post-21824","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-korban-longsor-cirebon","tag-longsong-tambang-gunung-kuda-cirebon","tag-longsor-cirebon"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21824","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21824"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21824\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21826,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21824\/revisions\/21826"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21825"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21824"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21824"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21824"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}