{"id":24296,"date":"2025-11-18T11:32:19","date_gmt":"2025-11-18T04:32:19","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=24296"},"modified":"2025-11-18T11:32:23","modified_gmt":"2025-11-18T04:32:23","slug":"pramono-ubah-nama-tanah-merah-jadi-kampung-tanah-harapan-babak-baru-untuk-warga-jakarta-utara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2025\/11\/pramono-ubah-nama-tanah-merah-jadi-kampung-tanah-harapan-babak-baru-untuk-warga-jakarta-utara\/","title":{"rendered":"Pramono Ubah Nama Tanah Merah Jadi Kampung Tanah Harapan: Babak Baru untuk Warga Jakarta Utara"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Matawarta.com, JAKARTA-\u00a0 Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi mengubah nama Kampung Tanah Merah di Jakarta Utara menjadi\u00a0Kampung Tanah Harapan. Pramono berharap dengan perubahan nama ini dapat membuka babak baru bagi warga yang selama ini hidup dalam ketidakpastian administratif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan nama ini ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Nomor 973 Tahun 2025. Di sela kunjungannya ke Kelapa Gading Barat, Selasa (18\/11\/2025), Pramono menceritakan asal-usul nama lama dan harapannya bagi masa depan kampung tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDulu tanah di sini memang berwarna merah, makanya disebut Tanah Merah. Tapi kini yang kita perjuangkan adalah harapan baru,\u201d ujar Pramono.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Nama baru ini bukan sekadar pergantian istilah. Menurut Pramono, Kampung Tanah Harapan kini menjadi simbol hadirnya kepastian hukum dan perlindungan bagi warganya yang selama bertahun-tahun menghadapi berbagai hambatan akibat status kawasan yang tak resmi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu perubahan penting adalah kemudahan warga dalam mengurus berbagai dokumen, termasuk paspor, haji, hingga layanan administrasi lainnya tanpa harus mengganti KTP atau dokumen identitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTidak ada perubahan dokumen. Yang berubah hanyalah status, bukan identitas. Mulai sekarang semua layanan Pemprov bisa diakses penuh,\u201d tegas Pramono.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Tak hanya itu, yang lebih menggembirakan, status baru ini juga membuka pintu akses langsung ke APBD DKI Jakarta. Pasalnya, selama ini pembangunan di Tanah Merah sering terganjal birokrasi karena statusnya yang belum jelas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDengan penetapan ini, anggaran bisa langsung mengalir ke Kampung Harapan. Tidak perlu lagi muter-muter,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Pramono berharap nama\u00a0Kampung Tanah Harapan\u00a0akan menjadi penanda optimisme baru bagi seluruh penghuninya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cNama ini bukan sekadar nama. Ini simbol perubahan positif dan pintu masuk masa depan yang lebih baik,\u201d tutupnya. (paz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA-\u00a0 Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi mengubah nama Kampung Tanah Merah di Jakarta Utara menjadi\u00a0Kampung Tanah Harapan.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":24233,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[4410,5854],"class_list":["post-24296","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-gubernur-dki-jakarta-pramono-anung","tag-kampung-tanah-merah-berubah-jadi-tanah-harapan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24296","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24296"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24296\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24297,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24296\/revisions\/24297"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24233"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24296"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24296"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24296"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}