{"id":24446,"date":"2025-11-30T13:45:07","date_gmt":"2025-11-30T06:45:07","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=24446"},"modified":"2025-11-30T13:46:01","modified_gmt":"2025-11-30T06:46:01","slug":"respons-mahasiswa-atas-kuhap-baru-empat-isu-krusial-yang-wajib-jadi-perhatian-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2025\/11\/respons-mahasiswa-atas-kuhap-baru-empat-isu-krusial-yang-wajib-jadi-perhatian-pemerintah\/","title":{"rendered":"Respons Mahasiswa atas KUHAP Baru: Empat Isu Krusial yang Wajib Jadi Perhatian Pemerintah"},"content":{"rendered":"\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>\u201cMengawal KUHAP Baru\u201d di Pendopo UNKRIS pada 28 November 2025.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>MATA WARTA<\/strong>, <em>Jakarta<\/em> \u2014 Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-8 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025\u20132026 yang salah satu agendanya mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) menjadi Undang-Undang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aturan baru ini dijadwalkan mulai berlaku pada awal tahun 2026. Rapat digelar di Ruang Rapat Paripurna DPR RI, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (18\/11\/2025).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengesahan KUHAP baru ini memunculkan beragam respons publik, termasuk dukungan dari kelompok mahasiswa yang menamakan diri sebagai Aliansi Mahasiswa Se-Jakarta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aliansi tersebut menggelar diskusi publik bertema \u201cMengawal KUHAP Baru\u201d di Pendopo UNKRIS pada 28 November 2025.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kegiatan tersebut, hadir Sandroni Labada selaku Koordinator BEMNUS DKI yang bertindak sebagai narasumber.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menyampaikan pernyataan sikap mendukung KUHAP baru sebagai pijakan hukum acara pidana nasional yang lebih modern, humanis, dan berorientasi pada perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain mengungkap alasan dukungan terhadap RKUHAP, Sandroni juga menyampaikan empat kritik dan rekomendasi dari Aliansi Mahasiswa Se-Jakarta, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">1. Penanganan undue delay dalam proses peradilan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">2. Kewajiban penggunaan kamera pengawas dalam tahap penyidikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">3. Perluasan sistem pengawasan hingga tahap penyidikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">4. Penguatan perlindungan terhadap korban.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aliansi Mahasiswa se-Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus mengawal implementasi KUHAP yang baru, mendorong evaluasi berkala, serta memastikan bahwa reformasi hukum acara berjalan sesuai prinsip HAM dan kepentingan publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDengan penuh kesadaran moral sebagai bagian dari civitas akademika, kami menyatakan bahwa kami mendukung pengesahan RKUHAP sebagai langkah strategis dalam reformasi peradilan pidana Indonesia,\u201d ujar Sandroni.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada agenda tersebut, puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta tampak antusias mengikuti diskusi hingga akhir acara. (KPN)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cMengawal KUHAP Baru\u201d di Pendopo UNKRIS pada 28 November 2025. MATA WARTA, Jakarta \u2014 Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":24447,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,51],"tags":[5940,5941,5944,5938,255,304,5942,5936,5943,412,5939,5935,5937,134],"class_list":["post-24446","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","category-nusantara","tag-aliansi-mahasiswa-se-jakarta","tag-bemnus-dki","tag-berita-jakarta","tag-diskusi-publik-kuhap","tag-dpr-ri","tag-ham","tag-hukum-acara-pidana","tag-kuhap-baru","tag-peradilan-pidana-indonesia","tag-puan-maharani","tag-reformasi-hukum","tag-rkuhap","tag-sandroni-labada","tag-unkris"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24446","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24446"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24446\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24450,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24446\/revisions\/24450"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24447"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24446"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24446"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24446"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}