{"id":24571,"date":"2025-12-04T23:59:00","date_gmt":"2025-12-04T16:59:00","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=24571"},"modified":"2025-12-09T15:45:18","modified_gmt":"2025-12-09T08:45:18","slug":"mair-2025-jadi-bukti-olahraga-kini-gerakkan-ekonomi-kota-kota-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2025\/12\/mair-2025-jadi-bukti-olahraga-kini-gerakkan-ekonomi-kota-kota-di-indonesia\/","title":{"rendered":"MAIR 2025 Jadi Bukti Olahraga Kini Gerakkan Ekonomi Kota-Kota di Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p>Matawarta.com, JAKARTA- Milo Activ Indonesia Race (MAIR) 2025 Jakarta kembali menjadi sorotan, bukan hanya karena ribuan pelari memenuhi jalan-jalan ibu kota, tetapi karena ajang ini menunjukkan bagaimana olahraga telah berubah menjadi kekuatan ekonomi yang semakin diperhitungkan. Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI, Taufik Hidayat, menilai konsistensi Nestle Indonesia melalui brand Milo telah memberi dorongan besar terhadap tumbuhnya industri olahraga Tanah Air.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Taufik, MAIR membuktikan penyelenggaraan event yang digarap secara profesional dapat menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk membangun ekosistem olahraga yang bernilai ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMAIR kini menjadi ruang pertemuan yang menggairahkan, tempat budaya olahraga terbentuk sekaligus ekonomi lokal bergerak,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Taufik menambahkan, rekam jejak Milo selama lebih dari lima dekade mengawal program pembinaan dan event olahraga menjadi faktor penting yang membuat industri olahraga Indonesia semakin matang. Beragam sektor ikut terdampak, mulai dari komunitas lari, penyedia apparel, teknologi perlombaan, UMKM di sekitar lokasi event, hingga peluang bagi talenta muda.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemenpora, kata Taufik, akan terus mendorong kemitraan semacam ini agar manfaat ekonomi dari sektor olahraga dapat dirasakan lebih luas.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengamat olahraga Aam Amjad memandang geliat event lari di berbagai kota sebagai fenomena ekonomi yang jarang dibahas secara mendalam. Menurutnya, setiap event menghadirkan perputaran uang yang tidak kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cOrang melihat ribuan peserta berlari, tapi yang sering tidak terlihat adalah rantai ekonomi yang menyertainya,\u201d ujar Aam.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia membuat ilustrasi sederhana,&nbsp; bila 5.000 peserta membelanjakan Rp300.000 untuk kebutuhan event, maka sedikitnya Rp1,5 miliar berputar dalam satu hari. Dan itu belum termasuk dampak turunan lainnya.<br>Transportasi, kuliner, penginapan, jasa kreatif, merchandise, vendor event, hingga UMKM lokal semuanya ikut merasakan efeknya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTerutama peserta dari luar kota. Mereka menginap, makan, bepergian, beli oleh-oleh, bahkan kadang sekalian wisata. Tidak berlebihan jika satu event lari bisa menghasilkan total perputaran hingga Rp10-15 miliar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi Aam, tren ini memperlihatkan jika event olahraga telah berkembang menjadi industri dengan potensi ekonomi yang serius.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi pemerintah, Taufik melihat penyelenggaraan MAIR di banyak kota, Makassar, Surabaya, Bandung, Medan, Yogyakarta, dan Jakarta, memberi dampak yang lebih merata bagi daerah.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menilai event seperti MAIR mendorong, meningkatnya arus wisata olahraga (sports tourism), tumbuhnya pasar bagi UMKM lokal dan produk kreatif, terserapnya tenaga kerja untuk sektor event dan industri kreatif, naiknya permintaan terhadap produk gaya hidup sehat.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;MAIR sudah berkembang menjadi lokomotif ekonomi di banyak daerah. Ini bukti bahwa industri olahraga Indonesia bergerak ke arah yang lebih modern dan produktif,\u201d kata Taufik.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan dukungan kuat pemerintah, komitmen Nestle Indonesia, dan antusiasme puluhan ribu pelari dari berbagai kota, MAIR 2025 Jakarta memperlihatkan bahwa industri olahraga berbasis event kini punya posisi strategis sebagai penggerak ekonomi di tingkat lokal maupun nasional.\u00a0 (mua)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA- Milo Activ Indonesia Race (MAIR) 2025 Jakarta kembali menjadi sorotan, bukan hanya karena ribuan pelari memenuhi jalan-jalan ibu&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":24573,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[6003,6005,6004,4156],"class_list":["post-24571","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga","tag-mair-2025","tag-mair-2025-gerakkan-ekonomi","tag-milo-activ-indonesia-race-2025","tag-wamenpora-taufik-hidayat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24571","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24571"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24571\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24572,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24571\/revisions\/24572"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24573"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24571"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24571"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24571"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}