{"id":25465,"date":"2026-01-20T10:40:40","date_gmt":"2026-01-20T03:40:40","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=25465"},"modified":"2026-01-20T10:40:49","modified_gmt":"2026-01-20T03:40:49","slug":"hp-kopilot-ditemukan-smartwatch-aktif-tapi-ini-kata-basarnas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/01\/hp-kopilot-ditemukan-smartwatch-aktif-tapi-ini-kata-basarnas\/","title":{"rendered":"HP Kopilot Ditemukan, Smartwatch Aktif, Tapi\u2026 Ini Kata Basarnas"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, JAKARTA<\/strong> &#8211; Tim SAR mengungkap fakta baru terkait penemuan ponsel milik Kopilot Farhan Gunawan di area jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusarung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Meski ponsel korban berhasil ditemukan, Basarnas menegaskan tidak ada indikasi suara atau aktivitas manusia di sekitar lokasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Staf Search Mission Coordinator (SMC) Basarnas, Arman, menyampaikan tim yang melakukan penyisiran di area jurang tidak mendapati adanya teriakan minta tolong maupun pergerakan mencurigakan saat barang milik korban itu ditemukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTim yang turun langsung ke lokasi tidak mendengar apa pun, tidak ada suara permintaan bantuan atau tanda lain,\u201d kata Arman, Selasa (20\/1\/2025).<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menjelaskan, proses pencarian saat itu dilakukan dengan membagi personel menjadi dua kelompok. Satu tim berada di bagian atas tebing, sementara tim lainnya turun menyusuri jurang tempat ponsel ditemukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cYang turun ke bawah tebing ada 10 orang, dan yang berjaga di atas juga sekitar 10 orang. Semua menyatakan situasi senyap tanpa suara apa pun,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terkait ponsel Kopilot Farhan, Arman mengungkapkan sempat diserahkan kepada kekasih korban sebelum akhirnya dibawa ke Polda Sulsel untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Hal ini dilakukan lantaran ponsel tersebut terkunci dan tidak bisa diakses langsung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami serahkan ke Polda untuk dibuka kuncinya. Karena tidak bisa dibuka di lokasi, kami buatkan surat pernyataan agar bisa dibawa ke Makassar,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Basarnas juga menanggapi soal dugaan aktivitas smartwatch milik Farhan yang diklaim keluarga masih merekam pergerakan. Arman menegaskan data tersebut belum bisa dijadikan bukti adanya tanda kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami belum bisa memastikan itu tanda korban masih hidup. Ada pergerakan, tapi perlu pendalaman lebih lanjut untuk memastikan sumbernya,\u201d kata Arman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelumnya, keluarga korban menyebut ponsel Farhan ditemukan sejak hari jatuhnya pesawat, Sabtu (17\/1). Kakak korban, Pitri Keandedes Hasibuan, mengaku mendapat informasi langsung dari lokasi pencarian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAdik saya dipanggil ke posko karena ada HP ditemukan di sekitar lokasi. Setelah dicek, ternyata itu milik Farhan,\u201d ungkap Pitri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pitri juga menyampaikan ponsel tersebut terhubung dengan smartwatch Farhan dan sempat menampilkan data aktivitas berupa ribuan langkah dalam rentang waktu tertentu, yang kemudian memicu spekulasi publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun hingga kini, aparat dan Basarnas menegaskan seluruh temuan masih dalam proses pendalaman untuk memastikan keakuratan dan konteks data yang muncul. (mua)<\/p>\n<\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA &#8211; Tim SAR mengungkap fakta baru terkait penemuan ponsel milik Kopilot Farhan Gunawan di area jatuhnya pesawat ATR&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":25466,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[6253,6252],"class_list":["post-25465","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-hp-kopilot-pesawat-atr-400-ditemukan","tag-pesawat-atr-400-jatuh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25465","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25465"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25465\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25467,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25465\/revisions\/25467"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25466"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25465"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25465"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25465"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}