{"id":25499,"date":"2026-01-23T10:23:51","date_gmt":"2026-01-23T03:23:51","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=25499"},"modified":"2026-01-23T10:23:56","modified_gmt":"2026-01-23T03:23:56","slug":"kpk-panggil-eks-menpora-dito-ariotedjo-babak-baru-kasus-korupsi-kuota-haji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/01\/kpk-panggil-eks-menpora-dito-ariotedjo-babak-baru-kasus-korupsi-kuota-haji\/","title":{"rendered":"KPK Panggil Eks Menpora Dito Ariotedjo, Babak Baru Kasus Korupsi Kuota Haji"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Matawarta.com, JAKARTA- <\/strong>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji. Hari ini, Jumat (23\/1\/2026), penyidik memanggil mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, untuk dimintai keterangan sebagai saksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan agenda pemeriksaan tersebut. Ia menyebut Dito dijadwalkan hadir dalam kapasitas saksi terkait perkara kuota haji di Kementerian Agama periode 2023-2024.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBenar, hari ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi saudara DA, eks Menpora 2023-2025, dalam lanjutan penyidikan perkara kuota haji,\u201d ujar Budi kepada wartawan, Jumat (23\/1\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Meski belum membeberkan alasan spesifik pemanggilan Dito, KPK berharap yang bersangkutan kooperatif memenuhi panggilan. Menurut Budi, keterangan saksi dibutuhkan untuk membuka secara utuh konstruksi perkara.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami meyakini Pak Dito akan hadir, karena keterangan saksi penting untuk membantu penyidik membuat perkara ini terang,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kasus ini berakar pada kebijakan pembagian kuota tambahan 20 ribu jemaah haji pada 2024, saat Yaqut Cholil Qoumas menjabat Menteri Agama. Tambahan kuota tersebut semula dimaksudkan untuk memangkas masa tunggu jemaah reguler yang bisa mencapai lebih dari 20 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelumnya, Indonesia memperoleh kuota haji 221 ribu jemaah untuk 2024.<br>Dengan tambahan itu, total kuota menjadi 241 ribu. Namun, persoalan muncul ketika kuota ekstra dibagi rata yaitu 10 ribu untuk haji reguler dan 10 ribu untuk haji khusus.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembagian tersebut dinilai melanggar Undang-Undang Haji, yang mengatur kuota haji khusus maksimal 8 persen dari total kuota nasional. Akibatnya, Indonesia akhirnya menggunakan 213.320 kuota untuk haji reguler dan 27.680 untuk haji khusus.<\/p>\n\n\n\n<p>KPK menyebut kebijakan ini berdampak serius. Sekitar 8.400 calon jemaah haji reguler yang telah mengantre lebih dari 14 tahun dan seharusnya bisa berangkat pada 2024 justru gagal berangkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari hasil penyidikan, KPK telah menetapkan Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, sebagai tersangka. Lembaga antirasuah menegaskan telah mengantongi sejumlah alat bukti kuat dalam perkara tersebut. (mua)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji. Hari ini, Jumat (23\/1\/2026), penyidik memanggil&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":23934,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[5210,6271,6270,6213],"class_list":["post-25499","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-kasus-korupsi-kuota-haji","tag-kpk-panggil-dito-ariotedjo-kasus-kuota-haji","tag-kpk-panggil-eks-menpora-dito-ariotedjo","tag-yaqut-cholil-tersangka-kasus-kuota-haji"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25499","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25499"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25499\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25500,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25499\/revisions\/25500"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23934"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25499"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25499"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25499"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}