{"id":25641,"date":"2026-02-01T14:06:30","date_gmt":"2026-02-01T07:06:30","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=25641"},"modified":"2026-02-01T14:06:39","modified_gmt":"2026-02-01T07:06:39","slug":"abraham-samad-buka-bukaan-soal-pertemuan-5-jam-dengan-prabowo-ini-topik-yang-dibahas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/02\/abraham-samad-buka-bukaan-soal-pertemuan-5-jam-dengan-prabowo-ini-topik-yang-dibahas\/","title":{"rendered":"Abraham Samad Buka-Bukaan Soal Pertemuan 5 Jam dengan Prabowo, Ini Topik yang Dibahas"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Matawarta.com, JAKARTA<\/strong>&#8211; Mantan Ketua KPK Abraham Samad akhirnya mengungkap isi pertemuan tertutup Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh nasional di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Pertemuan yang berlangsung sejak sore hingga malam itu ternyata memakan waktu hampir lima jam tanpa jeda makan malam.<\/p>\n\n\n\n<p>Samad mengatakan dirinya diundang dalam kapasitas sebagai mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam forum tersebut, Prabowo hadir bersama sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara, Sjafrie Sjamsoeddin, serta Mayjen TNI (Purn) Zacky Makarim. Hadir pula peneliti BRIN Prof Dr Siti Zuhro dan beberapa tokoh lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau saya ingat, sekitar tujuh orang yang hadir. Tapi yang jelas, Presiden sendiri yang memimpin langsung diskusi,\u201d kata Samad kepada wartawan, Minggu (1\/2\/2025).<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Samad, suasana pertemuan berlangsung santai. Prabowo tampil tanpa sekat, banyak bercanda. Namun sekaligus menyampaikan paparan panjang terkait arah kebijakan pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Pak Prabowo presentasi cukup lama. Mulai dari program penyelamatan sumber daya alam, program prioritas pemerintah, sampai hasil pertemuan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Diminta Bicara IPK, Samad Sentil Akar Masalah Korupsi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam diskusi itu, Prabowo secara khusus meminta pandangan Samad soal cara meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia. Samad menilai, selama ini pemberantasan korupsi belum menyentuh akar persoalan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya bilang harus ada roadmap pemberantasan korupsi yang benar-benar efektif. Selama ini belum menyentuh akar masalah,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Samad merujuk pada Konvensi PBB Antikorupsi (UNCAC), yang menurutnya menekankan empat aspek krusial: penyuapan lintas negara (foreign bribery), perdagangan pengaruh (trading in influence), pengayaan elite (elite enrichment), serta suap di sektor swasta (commercial bribery).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>KPK Tak Lagi Seperti Dulu<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Prabowo juga, kata Samad, mempertanyakan mengapa KPK kini dinilai tidak lagi sekuat masa lalu. Samad secara terbuka menyebut revisi UU KPK tahun 2019 sebagai salah satu biang masalah.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cUU itu memangkas kewenangan KPK dan menempatkannya di bawah rumpun eksekutif. Padahal UNCAC mengharuskan lembaga antikorupsi bersifat independen,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga menyoroti proses rekrutmen pimpinan KPK di masa lalu yang dinilai mengabaikan masukan publik, hingga berujung pada masalah integritas. Selain itu, Samad kembali mengkritik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang menyingkirkan 57 pegawai KPK.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTWK itu rekayasa untuk menyingkirkan orang-orang berintegritas,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Reformasi Polri dan Fokus SDA<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Isu reformasi kepolisian juga mengemuka dalam pertemuan tersebut. Samad menyebut seluruh peserta sepakat reformasi Polri merupakan keniscayaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, penyelamatan sumber daya alam menjadi topik lain yang ditekankan. Samad menyebut fokus pemberantasan korupsi seharusnya diarahkan ke sektor SDA demi meningkatkan penerimaan negara.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau ingin pendapatan negara bagus, selamatkan dulu sumber daya alam kita,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Board of Peace dan Janji Perang Oligarki<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Samad juga mengungkap alasan Indonesia bergabung dalam Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Menurut Prabowo, keikutsertaan Indonesia bukan keputusan yang bersifat permanen.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau ke depan ternyata merugikan Palestina dan Gaza, Indonesia bisa menarik diri,\u201d kata Samad menirukan pernyataan Prabowo.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang paling mencuri perhatian, menurut Samad, adalah penegasan Prabowo soal komitmennya menghadapi oligarki yang merusak sumber daya alam.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Dia bilang akan mengejar oligarki yang merampok negara, siapa pun orangnya. Mau disebut \u20189 naga\u2019 sekalipun, dia tidak akan bernegosiasi,\u201d ujar Samad.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cItu janji yang dia sampaikan langsung kepada kami,\u201d pungkasnya. (mua)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA&#8211; Mantan Ketua KPK Abraham Samad akhirnya mengungkap isi pertemuan tertutup Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh nasional di&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":25642,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[6342,6343],"class_list":["post-25641","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-abraham-samad","tag-isi-pertemuan-prabowo-dengan-tokoh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25641","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25641"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25641\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25643,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25641\/revisions\/25643"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25642"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25641"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25641"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25641"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}