{"id":25708,"date":"2026-02-05T17:01:19","date_gmt":"2026-02-05T10:01:19","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=25708"},"modified":"2026-02-05T17:01:20","modified_gmt":"2026-02-05T10:01:20","slug":"heboh-cacahan-uang-di-tps-liar-bekasi-polisi-pastikan-uang-asli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/02\/heboh-cacahan-uang-di-tps-liar-bekasi-polisi-pastikan-uang-asli\/","title":{"rendered":"Heboh Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi, Polisi Pastikan Uang Asli"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, JAKARTA<\/strong>&#8211; Polisi masih mendalami temuan serpihan kertas yang diduga uang pecahan Rp100 ribu di sebuah tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kabupaten Bekasi. Hasil sementara memastikan cacahan tersebut merupakan uang asli.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni menegaskan keaslian uang tersebut setelah pihaknya melakukan pengecekan awal. \u201cIya, itu uang asli,\u201d ujar Sumarni saat dikonfirmasi, Kamis (5\/2\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memastikan temuan itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI). Dari hasil komunikasi tersebut, BI menyatakan cacahan kertas yang ditemukan merupakan uang lama yang dikeluarkan BI.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kami sudah berkoordinasi dengan BI. Hasilnya, itu memang cacahan uang asli dan termasuk uang lama,\u201d jelas Sumarni.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi menyebut lokasi TPS liar tempat ditemukannya cacahan uang tersebut sebenarnya telah beberapa kali ditertibkan. Juru Bicara DLH Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, mengatakan pihaknya kini masih menunggu arahan lanjutan dari Kementerian Lingkungan Hidup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTPS liar di Desa Taman Rahayu itu sebelumnya sudah kami tindak, mulai dari penutupan lokasi, pemasangan banner peringatan, hingga pengiriman surat,\u201d kata Dedi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dedi menjelaskan, awalnya DLH Kabupaten Bekasi mendatangi lokasi tersebut untuk menindaklanjuti laporan dugaan pembuangan limbah medis. Kunjungan dilakukan bersama Direktorat Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian LH pada Jumat (30\/1) ke TPS liar yang diketahui milik H Santo.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Awalnya kami mendampingi Kementerian LH karena ada informasi soal limbah medis. Namun setelah dicek, limbah medis itu tidak ditemukan,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menambahkan, di lokasi sempat ditemukan plastik kuning yang diduga berisi limbah medis seperti perban bekas dan sisa infus. Namun setelah diperiksa, plastik tersebut hanya berisi sampah organik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat proses penyisiran lokasi berlanjut, petugas justru menemukan potongan-potongan kertas berwarna merah dan biru yang menyerupai uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu, yang kemudian menjadi perhatian publik. (mua)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA&#8211; Polisi masih mendalami temuan serpihan kertas yang diduga uang pecahan Rp100 ribu di sebuah tempat pembuangan sampah (TPS)&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":25709,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[6372,6373],"class_list":["post-25708","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-cacahan-uang-di-tps-liar-bekasi","tag-uang-asli-cacahan-di-tps-liar-bekasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25708","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25708"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25708\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25710,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25708\/revisions\/25710"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25709"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}