{"id":25956,"date":"2026-03-04T12:12:56","date_gmt":"2026-03-04T05:12:56","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=25956"},"modified":"2026-03-04T12:12:57","modified_gmt":"2026-03-04T05:12:57","slug":"ditahan-borneo-fc-2-2-mauricio-souza-akui-persija-terlalu-banyak-buang-peluang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/03\/ditahan-borneo-fc-2-2-mauricio-souza-akui-persija-terlalu-banyak-buang-peluang\/","title":{"rendered":"Ditahan Borneo FC 2-2, Mauricio Souza Akui Persija Terlalu Banyak Buang Peluang"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, JAKARTA<\/strong>&#8211; Persija Jakarta harus puas berbagi poin saat menjamu Borneo FC pada pekan ke-24 Super League 2025\/2026. Bertanding di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3\/3\/2026) malam, Macan Kemayoran ditahan imbang 2-2 setelah tim tamu mencetak gol pada masa injury time.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelatih Persija Mauricio Souza menilai hasil tersebut tidak lepas dari kegagalan timnya memaksimalkan sejumlah peluang yang tercipta, terutama pada babak pertama. Ia menilai Persija sebenarnya memiliki kesempatan besar untuk mengunci kemenangan lebih cepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mauricio menyebut setidaknya ada beberapa peluang matang yang didapat Persija sebelum turun minum. Namun kesempatan itu tidak mampu dikonversi menjadi gol.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami memiliki beberapa peluang yang sangat bagus di babak pertama. Seharusnya kami bisa mencetak gol dari situasi-situasi tersebut. Dalam pertandingan penting seperti ini, peluang tidak boleh terbuang begitu saja,\u201d kata Mauricio.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Persija akhirnya mampu memecah kebuntuan pada awal babak kedua melalui gol Gustavo Almeida pada menit ke-47. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Borneo FC menyamakan skor lewat Juan Villa pada menit ke-62.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Macan Kemayoran kembali unggul pada menit ke-75 berkat tendangan jarak jauh Fabio Calonego yang tak mampu dihalau kiper lawan. Meski begitu, kemenangan Persija yang sudah di depan mata sirna setelah Borneo FC mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+4.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mauricio juga menilai permainan timnya berubah setelah berhasil mencetak gol pertama. Ia menyebut para pemain justru kehilangan intensitas permainan dan mulai terlalu banyak bertahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, Persija tidak lagi memainkan bola dengan baik setelah unggul, sehingga memberi ruang bagi lawan untuk menekan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain soal penyelesaian akhir, Mauricio turut menyoroti aspek kedisiplinan taktik timnya. Ia menilai para pemain kurang memahami kapan harus tetap menyerang dan kapan harus mulai memperkuat pertahanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDalam situasi tertentu pemain harus tahu kapan waktunya menyerang dan kapan waktunya bertahan. Pada gol penyama kedudukan, area tengah tidak terlindungi dengan baik sehingga lawan memiliki ruang,\u201d ujarnya. (paz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA&#8211; Persija Jakarta harus puas berbagi poin saat menjamu Borneo FC pada pekan ke-24 Super League 2025\/2026. Bertanding di&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":25957,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52,3583],"tags":[6551,1867,6550],"class_list":["post-25956","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga","category-sepakbola","tag-persija-imbang-lawan-borneo-fc","tag-persija-jakarta","tag-persija-vs-borneo-fc"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25956","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25956"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25956\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25958,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25956\/revisions\/25958"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25957"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25956"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25956"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25956"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}