{"id":26076,"date":"2026-03-14T09:32:01","date_gmt":"2026-03-14T02:32:01","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=26076"},"modified":"2026-03-14T09:32:04","modified_gmt":"2026-03-14T02:32:04","slug":"peluang-timnas-ke-asian-games-tertutup-koi-dorong-pssi-tekan-afc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/03\/peluang-timnas-ke-asian-games-tertutup-koi-dorong-pssi-tekan-afc\/","title":{"rendered":"Peluang Timnas ke Asian Games Tertutup, KOI Dorong PSSI Tekan AFC"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, JAKARTA &#8211;<\/strong> Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mendesak PSSI agar tampil lebih tegas dan vokal dalam menyampaikan protes kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Desakan ini terkait tertutupnya peluang cabang olahraga sepak bola putra Indonesia untuk berlaga di Asian Games 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari, menyoroti kebijakan pembatasan peserta yang hanya mengizinkan 16 negara tampil melalui jalur putaran final Piala Asia U-23 2026. Kebijakan tersebut dinilai menjadi penghalang besar bagi Timnas Indonesia untuk unjuk gigi di ajang multievent terbesar di Asia itu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;NOC Indonesia (KOI) mengimbau, khususnya kepada PSSI, agar dapat lebih proaktif dan menyuarakan sikap secara lebih lantang,&#8221; ujar Okto di Kawasan Pejaten, Jakarta, Jumat (13\/3\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibat aturan hasil kesepakatan AFC dengan Komite Olimpiade Jepang selaku tuan rumah Asian Games 2026 tersebut, Indonesia dipastikan gagal mengirimkan tim sepak bola putra. Situasi ini memicu kekhawatiran kesempatan emas di panggung regional akan semakin sulit diraih jika tidak ada langkah diplomasi olahraga yang lebih agresif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Okto menegaskan, PSSI sebagai pihak yang paling berkepentingan harus menjadi motor utama dalam membangun tekanan kolektif bersama federasi sepakbola negara lain. Menurutnya, suara protes yang disampaikan secara masif berpotensi membuka ruang dialog baru dan memaksa pihak terkait memberi perhatian lebih serius.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Jika komunikasi dapat dibangun secara luas dan disuarakan secara masif, saya rasa tekanan juga bisa diberikan agar persoalan ini mendapat perhatian. Karena itu, motor penggeraknya harus datang dari Indonesia,&#8221; ujar Okto.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia juga mengungkapkan KOI telah melakukan berbagai pendekatan, termasuk menjalin komunikasi dengan Dewan Olimpiade Asia (OCA) serta berkoordinasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga. Namun, KOI berharap langkah lanjutan yang lebih kuat datang langsung dari PSSI agar kepentingan sepakbola Indonesia tidak terpinggirkan di level Asia. (mua)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA &#8211; Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mendesak PSSI agar tampil lebih tegas dan vokal dalam menyampaikan protes kepada Konfederasi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":26077,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[6621,6622,34,6620],"class_list":["post-26076","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-aturan-baru-asian-games-2026","tag-ketua-umum-koi-raja-sapta-oktohari","tag-raja-sapta-oktohari","tag-timnas-indonesia-tak-bisa-main-di-asian-games-2026"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26076","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26076"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26076\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26078,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26076\/revisions\/26078"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26077"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26076"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26076"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26076"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}