{"id":26283,"date":"2026-04-13T10:47:26","date_gmt":"2026-04-13T03:47:26","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=26283"},"modified":"2026-04-13T10:49:33","modified_gmt":"2026-04-13T03:49:33","slug":"rp113-miliar-untuk-eo-disorot-bgn-akui-jalan-pintas-karena-sdm-belum-siap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/04\/rp113-miliar-untuk-eo-disorot-bgn-akui-jalan-pintas-karena-sdm-belum-siap\/","title":{"rendered":"BGN Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp113 Miliar untuk Jasa EO"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, JAKARTA<\/strong> &#8211; Sorotan tajam publik terhadap anggaran Rp113 miliar untuk jasa Event Organizer (EO) dijawab oleh Badan Gizi Nasional (BGN). BGN mengklaim langkah tersebut sebagai strategi cepat di tengah keterbatasan internal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebut penggunaan EO bukan sekadar pilihan, melainkan \u201cjalan pintas\u201d agar program nasional tetap berjalan meski lembaganya belum siap sepenuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;BGN ini lembaga baru, masih membangun sistem, struktur, dan tata kelola. Kami belum punya sumber daya internal yang siap menangani kegiatan besar secara mandiri,&#8221; ujar Dadan, Minggu (12\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernyataan ini justru memicu tanda tanya: mengapa program sudah berjalan saat kesiapan internal belum matang?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">BGN beralasan, kegiatan berskala nasional seperti kampanye publik hingga sosialisasi gizi memang tidak bisa ditunda. Di sinilah EO disebut sebagai &#8220;penyelamat operasional&#8221; pihak yang dinilai punya pengalaman dan sistem yang belum dimiliki BGN.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cEO punya kemampuan dari perencanaan, koordinasi vendor, sampai mitigasi risiko. Itu yang secara realistis belum kami miliki,\u201d jelas Dadan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, penggunaan dana jumbo untuk pihak ketiga ini dinilai sebagian pihak sebagai langkah instan yang berpotensi membuka celah pemborosan, meski BGN membantah keras anggapan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dadan bahkan mengklaim penggunaan EO justru membuat pengelolaan anggaran lebih rapi dan mudah diaudit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDengan pihak ketiga, semua proses lebih terpusat, terdokumentasi, dan memudahkan pengawasan,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">BGN juga menegaskan, kegiatan yang dikerjakan EO bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi komunikasi besar negara, termasuk pelatihan penjamah makanan dan edukasi gizi nasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski begitu, publik tetap mempertanyakan urgensi dan besaran anggaran yang dinilai fantastis untuk sebuah lembaga yang masih dalam tahap awal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menanggapi kritik tersebut, Dadan menegaskan penggunaan EO hanyalah solusi sementara, sembari BGN membangun kekuatan internal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cIni solusi bridging agar program tetap jalan tanpa mengorbankan kualitas dan waktu,\u201d tegasnya. (paz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA &#8211; Sorotan tajam publik terhadap anggaran Rp113 miliar untuk jasa Event Organizer (EO) dijawab oleh Badan Gizi Nasional&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":21347,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[6743,4404],"class_list":["post-26283","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-anggaran-eo-bgn","tag-badan-gizi-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26283","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26283"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26283\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26286,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26283\/revisions\/26286"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21347"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26283"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26283"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26283"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}