{"id":26739,"date":"2026-06-15T18:18:58","date_gmt":"2026-06-15T11:18:58","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=26739"},"modified":"2026-06-15T18:18:59","modified_gmt":"2026-06-15T11:18:59","slug":"psi-semprot-pdip-bilang-lupa-jokowi-tapi-namanya-terus-dibahas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/06\/psi-semprot-pdip-bilang-lupa-jokowi-tapi-namanya-terus-dibahas\/","title":{"rendered":"PSI Semprot PDIP: Bilang Lupa Jokowi, Tapi Namanya Terus Dibahas!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, JAKARTA- <\/strong>Perang sindiran antara PSI dan PDIP kembali memanas. Kali ini, PSI menilai PDIP sebenarnya belum bisa melupakan sosok Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), meski mengklaim sudah tak lagi memikirkan mantan kadernya tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua DPP PSI Bestari Barus menyebut pernyataan PDIP yang mengaku sudah melupakan Jokowi bertolak belakang dengan kenyataan di lapangan. Menurutnya, nama Jokowi masih terus menjadi bahan pembicaraan elite partai berlambang banteng itu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kalau memang sudah lupa, ya seharusnya tidak terus-terusan dibicarakan. Tapi faktanya nama Pak Jokowi masih terus disebut,&#8221; kata Bestari kepada wartawan, Senin (15\/6\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bestari bahkan menilai PDIP masih sulit menerima kepergian Jokowi. Ia menyebut partai tersebut belum sepenuhnya move on dari sosok yang dua kali mengantarkan kemenangan dalam Pilpres itu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Belum move on, itu yang kami lihat. Kami cukup prihatin dengan perasaan yang dialami PDIP setelah ditinggal Pak Jokowi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PSI juga menegaskan keberhasilan Jokowi menjadi presiden bukan semata karena dukungan partai politik, melainkan karena kepercayaan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Yang memenangkan Pak Jokowi bukan hanya PDIP, tetapi rakyat Indonesia. Presiden itu abdi rakyat, bukan abdi partai,&#8221; tegas Bestari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia pun menyambut positif kedekatan Jokowi dengan PSI. Menurutnya, kehadiran Jokowi akan menjadi energi besar bagi partainya sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk kembali dekat dengan figur yang masih memiliki basis dukungan kuat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Semakin cepat Pak Jokowi bersama kami, semakin cepat rakyat bisa kembali mendapatkan figur yang mereka cintai tanpa tekanan atau intimidasi politik,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernyataan PSI itu merupakan respons atas ucapan Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira yang menyebut partainya sebenarnya sudah melupakan Jokowi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, menurut Hugo, isu dugaan ijazah palsu yang belakangan ramai membuat nama Jokowi kembali mencuat dalam perbincangan publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Di PDI Perjuangan kami sebenarnya sudah lupa. Gara-gara isu ijazah palsu, nama itu muncul lagi. Algoritma ijazah yang mengingatkan,&#8221; kata Hugo.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hugo menegaskan, jika saat ini ada hal yang masih dikaitkan dengan Jokowi, itu lebih karena polemik ijazah yang terus menjadi sorotan dan belum tuntas diperdebatkan di ruang publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Yang teringat sekarang justru soal ijazah palsu karena terus ramai dibicarakan dan belum ada penyelesaian yang benar-benar mengakhiri polemiknya,&#8221; ujarnya. (mua)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA- Perang sindiran antara PSI dan PDIP kembali memanas. Kali ini, PSI menilai PDIP sebenarnya belum bisa melupakan sosok&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":26740,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[4685,6916],"class_list":["post-26739","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-jokowi-psi","tag-pdip-vs-jokowi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26739","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26739"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26739\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26741,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26739\/revisions\/26741"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26740"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26739"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26739"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26739"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}