{"id":26778,"date":"2026-06-24T09:13:44","date_gmt":"2026-06-24T02:13:44","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=26778"},"modified":"2026-06-24T09:13:45","modified_gmt":"2026-06-24T02:13:45","slug":"taufik-hidayat-ngaku-menyesal-sebut-alkohol-jadi-pemicu-aniaya-kekasih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/06\/taufik-hidayat-ngaku-menyesal-sebut-alkohol-jadi-pemicu-aniaya-kekasih\/","title":{"rendered":"Taufik Hidayat Ngaku Menyesal, Sebut Alkohol Jadi Pemicu Aniaya Kekasih"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, JAKARTA<\/strong> &#8211; Setelah berhari-hari menjadi buronan, Taufik Hidayat akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan penyidik. Pria yang diduga menyekap dan menganiaya kekasihnya, YTR (29), itu mengaku menyesali tindakan yang telah dilakukannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Di hadapan petugas Polda Jawa Barat, Taufik mengungkapkan dirinya kerap mengonsumsi minuman keras sebelum terlibat pertengkaran dengan korban. Kebiasaan tersebut, menurut pengakuannya, membuat emosi tidak terkendali hingga berujung pada tindak kekerasan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan mengatakan, tersangka tidak membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Taufik mengakui konflik dengan korban sering terjadi dan semakin memburuk saat dirinya berada di bawah pengaruh alkohol.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>&#8220;Yang bersangkutan mengakui seluruh perbuatannya. Dia juga menyampaikan penyesalan dan mengaku tindakan itu dilakukan saat berada di bawah pengaruh alkohol. Hampir setiap hari mengonsumsi alkohol dan sering terjadi pertengkaran dengan korban hingga berujung penganiayaan,&#8221; kata Rudi, Rabu (24\/6\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Selain mengungkap motif di balik aksinya, polisi juga membeberkan kondisi psikologis Taufik selama pelarian. Setelah kasusnya mencuat ke publik, ia sempat berpindah-pindah lokasi untuk menghindari pengejaran aparat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Tersangka diketahui pernah melarikan diri ke Tangerang. Namun, bukannya merasa aman, Taufik justru mengaku terus dihantui rasa takut. Ia merasa curiga terhadap orang-orang di sekitarnya dan tidak memiliki tujuan pasti selama berstatus buronan.<br>Rasa panik itu membuatnya kembali ke Jawa Barat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanpa disadari, langkah tersebut justru mempermudah polisi melacak keberadaannya hingga akhirnya berhasil ditangkap di sebuah rumah kerabat di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Polisi mengungkap, jejak pelarian Taufik berhasil terendus melalui aktivitas transaksi yang dipantau petugas. Setelah lokasi persembunyiannya teridentifikasi, tim bergerak cepat dan mengakhiri pelarian yang sempat membuat geger masyarakat tersebut. (mua)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA &#8211; Setelah berhari-hari menjadi buronan, Taufik Hidayat akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan penyidik. Pria yang diduga menyekap&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":26779,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[6941,6939,6942],"class_list":["post-26778","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-taufik-hidayat-ditangkap-polisi","tag-taufik-hidayat-dpo","tag-taufik-hidayat-pelaku-penganiaya-wanita-di-bandung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26778","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26778"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26778\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26780,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26778\/revisions\/26780"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26779"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26778"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26778"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26778"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}