{"id":26809,"date":"2026-06-30T13:27:11","date_gmt":"2026-06-30T06:27:11","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=26809"},"modified":"2026-06-30T13:27:12","modified_gmt":"2026-06-30T06:27:12","slug":"kemhan-bongkar-total-program-latsarmil-sppi-latihan-menembak-dicoret-usai-tragedi-5-peserta-tewas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/06\/kemhan-bongkar-total-program-latsarmil-sppi-latihan-menembak-dicoret-usai-tragedi-5-peserta-tewas\/","title":{"rendered":"Kemhan Bongkar Total Program Latsarmil SPPI, Latihan Menembak Dicoret usai Tragedi 5 Peserta Tewas"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta..co, JAKARTA<\/strong>&#8211; Kementerian Pertahanan (Kemhan) melakukan perombakan besar terhadap program latihan bagi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang diproyeksikan menjadi pengelola Koperasi Merah Putih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah insiden yang menewaskan lima peserta, konsep latihan dasar kemiliteran (Latsarmil) resmi ditinggalkan dan diganti dengan skema pelatihan baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan itu mencakup pergantian nama program, penyederhanaan materi, hingga penghapusan latihan yang bernuansa militer seperti menembak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah tersebut diambil setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pelatihan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kemhan melakukan penyesuaian pendekatan kegiatan. Terminologi dan pelaksanaan kegiatan saat ini diarahkan menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial, bukan Latsarmil lagi,&#8221; ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Senin (29\/6).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rico mengatakan pelatihan kini tidak lagi menitikberatkan pada kemampuan teknis kemiliteran. Materi yang dinilai tidak relevan dengan tugas peserta sebagai calon pengelola koperasi dipangkas, termasuk latihan menembak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Dengan penyesuaian tersebut, kegiatan yang bersifat taktis dan teknis militer dikurangi, termasuk kegiatan menembak tidak lagi menjadi bagian dari pelaksanaan latihan saat ini,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai gantinya, peserta akan dibekali materi yang lebih berorientasi pada kepemimpinan, manajemen, disiplin, kerja sama, tanggung jawab, wawasan kebangsaan, serta kemampuan mengelola koperasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemhan juga memperketat pengawasan kesehatan peserta. Pemeriksaan medis akan dilakukan lebih komprehensif sebelum pelatihan dimulai, sementara porsi latihan fisik disesuaikan dengan kondisi masing-masing peserta agar risiko kejadian serupa tidak terulang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelumnya, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia menyebut evaluasi dilakukan atas instruksi langsung Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyusul meninggalnya lima peserta selama mengikuti program.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain aspek kesehatan, metode pembelajaran juga diubah agar lebih adaptif dan humanis. Peserta nantinya akan lebih banyak mendapat pembelajaran berbasis kerja sama, pemecahan masalah, dan penguatan karakter dibanding latihan fisik bernuansa militer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui perubahan tersebut, Kemhan berharap tujuan membentuk calon pengelola Koperasi Merah Putih yang disiplin dan berjiwa kepemimpinan tetap tercapai, namun dengan pola pelatihan yang lebih aman dan sesuai kebutuhan tugas mereka. (mua)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta..co, JAKARTA&#8211; Kementerian Pertahanan (Kemhan) melakukan perombakan besar terhadap program latihan bagi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang diproyeksikan menjadi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":26810,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[6957,6956],"class_list":["post-26809","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-latsarmil-kopdes-merah-putih","tag-lima-peserta-sppi-meninggal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26809","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26809"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26809\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26811,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26809\/revisions\/26811"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26810"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26809"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26809"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26809"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}