{"id":27088,"date":"2026-08-18T10:12:09","date_gmt":"2026-08-18T03:12:09","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=27088"},"modified":"2026-08-18T10:12:10","modified_gmt":"2026-08-18T03:12:10","slug":"68-orang-tewas-akibat-gempa-ntt-pemerintah-belum-buka-pintu-bantuan-asing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/08\/68-orang-tewas-akibat-gempa-ntt-pemerintah-belum-buka-pintu-bantuan-asing\/","title":{"rendered":"68 Orang Tewas akibat Gempa NTT, Pemerintah Belum Buka Pintu Bantuan Asing"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, JAKARTA-<\/strong> Korban jiwa akibat gempa bumi bermagnitudo 7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menjadi perhatian pemerintah. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 68 orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski dampaknya cukup besar, pemerintah belum mengambil keputusan untuk meminta bantuan dari negara lain. Pemerintah menilai penanganan di wilayah terdampak masih dapat dilakukan dengan kapasitas nasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah terus menerima laporan mengenai kondisi terkini dari tim yang berada di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Belum (membuka bantuan negara lain) ya,&#8221; ujar Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17\/8), dilansir Detik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prasetyo menyebut pemerintah masih memantau kebutuhan masyarakat secara berkala. Mulai dari distribusi logistik, tempat pengungsian, hingga kebutuhan hunian bagi warga yang kehilangan tempat tinggal menjadi bagian dari penanganan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Nanti kita lihat, karena berdasarkan laporan harian yang kami terima dari teman-teman yang memonitor di lapangan, semua masih bisa kita tangani dengan baik,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan hingga Senin (17\/8) tidak ada lagi laporan warga yang hilang di tujuh kabupaten terdampak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan personel Basarnas tetap disiagakan. Upaya pencarian dan pemantauan masih dilakukan untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Tim dari Basarnas masih siaga di tujuh kabupaten terdampak. Hingga saat ini, 17 Agustus, sudah tidak ada laporan warga yang hilang di wilayah terdampak,&#8221; ujar Berton dalam konferensi pers.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain pencarian korban, pemerintah juga memperkuat penanganan medis. Kementerian Kesehatan telah mengirim dua unit rumah sakit lapangan ke Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Nagekeo.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fasilitas tersebut disiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada korban sekaligus mendukung proses evakuasi warga yang membutuhkan penanganan medis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Diharapkan rumah sakit ini dapat segera melayani warga yang menjadi korban gempa bumi dan membutuhkan evakuasi,&#8221; kata Berton.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi lain, kebutuhan tempat tinggal bagi warga terdampak mulai dipetakan. Pemerintah tengah mengidentifikasi kebutuhan hunian sementara (huntara) hingga hunian tetap (huntap) sebagai bagian dari pemulihan pascagempa. (mua)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA- Korban jiwa akibat gempa bumi bermagnitudo 7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menjadi perhatian pemerintah. Berdasarkan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":27081,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[7086,5195],"class_list":["post-27088","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-gempa-di-ntt","tag-mensesneg-prasetyo-hadi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27088","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27088"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27088\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27089,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27088\/revisions\/27089"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27081"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27088"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27088"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27088"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}