{"id":27105,"date":"2026-08-20T13:14:06","date_gmt":"2026-08-20T06:14:06","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=27105"},"modified":"2026-08-20T13:15:06","modified_gmt":"2026-08-20T06:15:06","slug":"karpet-yang-dipakai-pejabat-saat-upacara-hut-ri-bikin-heboh-camat-mawasangka-minta-maaf","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/08\/karpet-yang-dipakai-pejabat-saat-upacara-hut-ri-bikin-heboh-camat-mawasangka-minta-maaf\/","title":{"rendered":"Karpet yang Dipakai Pejabat Saat Upacara HUT RI Bikin Heboh, Camat Mawasangka Minta Maaf"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, JAKARTA- <\/strong>Pemandangan tak biasa dalam upacara HUT ke-81 RI di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, mendadak menjadi sorotan. Karpet yang digunakan sebagai alas panggung tempat pejabat dan tamu undangan berdiri disebut-sebut merupakan karpet yang sebelumnya digunakan di masjid.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peristiwa tersebut terjadi saat upacara peringatan HUT ke-81 RI di Desa Kanapa-Napa, Kecamatan Mawasangka, Senin (17\/8\/2026). Penggunaan karpet itu kemudian memicu perhatian publik lantaran muncul dugaan karpet masjid dijadikan alas dan diinjak-injak para pejabat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Camat Mawasangka Imaduddin akhirnya memberikan penjelasan terkait kontroversi tersebut. Ia menegaskan karpet yang digunakan dalam kegiatan upacara bukan karpet masjid yang masih dipakai untuk beribadah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Imaduddin, karpet tersebut dipinjam dari Pemerintah Desa Kanapa-Napa untuk digunakan sebagai alas panggung. Karpet itu disebut merupakan karpet lama yang sebelumnya menjadi inventaris desa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Karpet yang kami gunakan itu kami pinjam dari Desa Kanapa-Napa,&#8221; ujar Imaduddin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia juga menjelaskan karpet tersebut sudah tidak digunakan lagi di masjid. Untuk itu, panitia memilih memanfaatkannya sebagai alas panggung saat upacara berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Jadi karpet yang saya pinjam itu sudah tidak dipakai lagi di masjid,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski telah memberikan klarifikasi, pihak Kecamatan Mawasangka tetap menyampaikan permohonan maaf atas munculnya polemik tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Imaduddin menyebut penggunaan karpet itu, apabila dinilai sebagai sebuah kekhilafan, menjadi tanggung jawab pemerintah kecamatan maupun dirinya secara pribadi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kalaupun dianggap satu kekhilafan, tentu pemerintah kecamatan, baik saya secara pribadi maupun pemerintah kecamatan, menyampaikan permohonan maaf,&#8221; kata Imaduddin. (mua)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA- Pemandangan tak biasa dalam upacara HUT ke-81 RI di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, mendadak menjadi sorotan. Karpet&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":27106,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[7092,7093],"class_list":["post-27105","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-heboh-karpet-masjid-jadi-alas-acara","tag-karpet-masjid-jadi-alas-acara-hut-ri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27105","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27105"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27105\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27107,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27105\/revisions\/27107"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27106"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27105"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27105"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27105"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}