{"id":27168,"date":"2026-08-27T13:23:33","date_gmt":"2026-08-27T06:23:33","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=27168"},"modified":"2026-08-27T13:23:33","modified_gmt":"2026-08-27T06:23:33","slug":"tiga-pimpinan-dpr-pasang-taruhan-ruu-perampasan-aset-tak-rampung-siap-mundur-dari-dewan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/08\/tiga-pimpinan-dpr-pasang-taruhan-ruu-perampasan-aset-tak-rampung-siap-mundur-dari-dewan\/","title":{"rendered":"Tiga Pimpinan DPR Pasang Taruhan: RUU Perampasan Aset Tak Rampung, Siap Mundur dari Dewan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, JAKARTA-<\/strong> Tiga pimpinan DPR mengambil langkah mengejutkan di tengah desakan publik agar RUU Perampasan Aset segera disahkan. Mereka menandatangani surat pernyataan siap mundur bukan hanya dari kursi pimpinan DPR, tetapi juga sebagai anggota DPR jika aturan tersebut gagal dirampungkan hingga 15 Desember 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernyataan itu muncul setelah pimpinan DPR menerima audiensi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27\/8). Audiensi berlangsung saat rapat paripurna DPR tengah digelar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tiga pimpinan DPR yang membubuhkan tanda tangan ialah Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurizal, dan Saan Mustopa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Awalnya, klausul dalam surat tersebut hanya menyebut kesiapan pimpinan DPR mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pimpinan jika RUU Perampasan Aset tidak selesai sesuai tenggat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, massa AMPB menilai komitmen tersebut belum cukup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kalau mundur dari pimpinan [DPR] berarti masih jadi anggota DPR,&#8221; ujar salah satu peserta audiensi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desakan itu akhirnya membuat klausul surat diubah. Dasco menambahkan tulisan tangan yang menegaskan bahwa pengunduran diri berlaku dari jabatan pimpinan sekaligus keanggotaan DPR.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah revisi dilakukan, Dasco langsung menandatangani dokumen tersebut. Tanda tangan kemudian disusul Cucun dan Saan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam poin kesepakatan, DPR menyatakan pembentukan RUU Perampasan Aset ditargetkan rampung paling lambat 15 Desember 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Komitmen tersebut sekaligus menjadi taruhan politik bagi tiga pimpinan DPR. Jika tenggat terlewati dan RUU belum diselesaikan, mereka menyatakan siap meninggalkan kursi pimpinan sekaligus status sebagai anggota DPR.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dasco bersama pentolan AMPB, Supriyono alias Botok, kemudian memperlihatkan dokumen yang telah ditandatangani tersebut kepada wartawan di dalam gedung parlemen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Botok menyebut hasil audiensi itu menjadi langkah penting dalam perjuangan mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Alhamdulillah, hasil audiensi dengan Pimpinan DPR RI menghasilkan RUU Perampasan Aset koruptor disahkan maksimal 15 Desember. Kalau sampai 15 Desember 2026 tidak disahkan, Pimpinan DPR beserta jajaran siap mengundurkan diri dari pimpinan dan anggota DPR,&#8221; kata Botok. (paz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA- Tiga pimpinan DPR mengambil langkah mengejutkan di tengah desakan publik agar RUU Perampasan Aset segera disahkan. Mereka menandatangani&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":20950,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[7122,5475],"class_list":["post-27168","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-rapat-ruu-perampasan-aset","tag-ruu-perampasan-aset"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27168","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27168"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27168\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27169,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27168\/revisions\/27169"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20950"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27168"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27168"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27168"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}