{"id":27195,"date":"2026-09-01T10:11:56","date_gmt":"2026-09-01T03:11:56","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=27195"},"modified":"2026-09-01T10:11:57","modified_gmt":"2026-09-01T03:11:57","slug":"polisi-temukan-indikasi-pidana-di-balik-kematian-yanto-idorway-kasus-resmi-naik-penyidikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/09\/polisi-temukan-indikasi-pidana-di-balik-kematian-yanto-idorway-kasus-resmi-naik-penyidikan\/","title":{"rendered":"Polisi Temukan Indikasi Pidana di Balik Kematian Yanto Idorway, Kasus Resmi Naik Penyidikan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, JAKARTA<\/strong>&#8211; Misteri kematian presenter TVRI Papua Barat, Suryanto Tuwing Idorway alias Yanto Idorway, kini memasuki tahap baru. Polisi menemukan indikasi tindak pidana dalam perkara tersebut sehingga status penanganannya resmi dinaikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keputusan tersebut diambil setelah Polda Papua Barat menggelar perkara pada Senin (31\/8). Temuan dalam gelar perkara menjadi dasar bagi penyidik untuk melakukan pendalaman lebih jauh terhadap peristiwa yang menyebabkan Yanto meninggal dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat Kombes Pol Hesman Sotarduga Napitupulu membenarkan adanya peningkatan status perkara tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Hasil gelar perkara hari ini ditemukan adanya indikasi tindak pidana sehingga kami tingkatkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan,&#8221; ujar Hesman, dikutip dari Antara, Senin (31\/8).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses penyidikan selanjutnya akan dilakukan Polres Pegunungan Arfak dengan mendapat pendampingan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat. Polisi akan mencocokkan berbagai temuan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai kejadian yang dialami Yanto.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak hanya mengandalkan keterangan saksi, penyidik juga akan menghubungkan hasil olah TKP, pemeriksaan forensik, barang bukti, serta hasil autopsi jenazah. Seluruhnya akan dianalisis untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum Yanto ditemukan meninggal dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejauh ini, 23 orang telah diperiksa sebagai saksi. Namun, angka tersebut belum final. Polisi masih membuka kemungkinan memanggil saksi lain apabila keterangannya dibutuhkan untuk melengkapi alat bukti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hesman juga mengungkapkan hasil autopsi Yanto sudah diterima penyidik. Meski demikian, polisi masih akan meminta penjelasan lebih lanjut dari ahli guna memperdalam temuan yang terdapat dalam hasil autopsi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam penyidikan sementara, polisi menggunakan Pasal 466 ayat (3) KUHP terkait penganiayaan yang mengakibatkan kematian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski kasus telah naik ke tahap penyidikan dan terdapat indikasi tindak pidana, polisi belum menetapkan tersangka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Belum ada tersangka karena masih pendalaman,&#8221; ujar Hesman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kasus tersebut berawal pada 18 Juli 2026. Saat itu, Yanto dilaporkan terseret arus sungai di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tim SAR kemudian melakukan pencarian selama tujuh hari. Operasi SAR ditutup pada 24 Juli 2026, tetapi pencarian terhadap Yanto kemudian kembali dilanjutkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lima hari berselang, tepatnya 27 Juli 2026 sekitar pukul 11.05 WIT, jenazah Yanto akhirnya ditemukan. Jasadnya kemudian dievakuasi menuju Manokwari. (mua)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA&#8211; Misteri kematian presenter TVRI Papua Barat, Suryanto Tuwing Idorway alias Yanto Idorway, kini memasuki tahap baru. Polisi menemukan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":27196,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[7139,7138],"class_list":["post-27195","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-kasus-kematian-presenter-papua-barat-yanto-idorway","tag-presenter-tvri-papua-barat-yanto-idorway-tewas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27195","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27195"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27195\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27197,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27195\/revisions\/27197"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27196"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27195"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27195"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27195"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}