{"id":27325,"date":"2026-09-16T07:17:22","date_gmt":"2026-09-16T00:17:22","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=27325"},"modified":"2026-09-16T07:17:23","modified_gmt":"2026-09-16T00:17:23","slug":"guru-honorer-tolitoli-viral-berdandan-wanita-resmi-dipecat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/09\/guru-honorer-tolitoli-viral-berdandan-wanita-resmi-dipecat\/","title":{"rendered":"Guru Honorer Tolitoli Viral Berdandan Wanita, Resmi Dipecat"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, TOLITOLI <\/strong>&#8211; Polemik yang melibatkan Mohammad Yasin, guru honorer SD Negeri 1 Ogotua, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, berujung pada pemberhentian dari tugasnya. Keputusan tersebut dituangkan secara resmi melalui surat yang diterbitkan kepada pihak sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Surat pemberhentian itu bernomor 045.2\/048\/SDN1.OGOTUA\/DISDIKBUD\/IX\/2026 dan tertanggal 12 September 2026. Dalam dokumen tersebut, sekolah menyatakan keputusan diambil setelah melakukan evaluasi internal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain hasil evaluasi, pihak sekolah mencantumkan pertimbangan terkait norma dan etika yang berlaku di lingkungan pendidikan. Keputusan itu juga disebut bertujuan menjaga kenyamanan serta kebaikan bersama seluruh warga sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski demikian, tidak ada penjelasan terperinci dalam surat mengenai perilaku atau kejadian tertentu yang menjadi dasar evaluasi hingga Yasin diberhentikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kabar pemberhentian tersebut kemudian dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah Firmanza. Ia menjelaskan bahwa keputusan terhadap guru honorer tersebut berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten Tolitoli.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Itu memang kewenangan dari Dinas Pendidikan Kabupaten. Kami cuma mendapatkan informasi kalau guru tersebut sudah diberhentikan dari tugasnya sebagai guru honorer,&#8221; ujar Firmanza kepada wartawan, dikutip detikSulsel, Selasa (15\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum keputusan tersebut terbit, nama Mohammad Yasin lebih dulu menjadi perhatian publik setelah penampilannya ketika mengajar beredar luas di media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sejumlah konten yang viral, Yasin terlihat berdandan dengan penampilan yang disebut menyerupai perempuan saat berada di lingkungan sekolah. Hal tersebut kemudian memicu sorotan di media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Polemik tersebut akhirnya mendapat perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli. Instansi terkait kemudian mengambil langkah untuk menyikapi persoalan yang menyeret nama guru honorer tersebut. (mua)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, TOLITOLI &#8211; Polemik yang melibatkan Mohammad Yasin, guru honorer SD Negeri 1 Ogotua, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, berujung pada&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":27326,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[7182,7183],"class_list":["post-27325","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-guru-sd-berdandan-wanita","tag-viral-guru-sd-berdandan-wanita-di-sulteng"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27325"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27325\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27327,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27325\/revisions\/27327"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27326"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}