{"id":27366,"date":"2026-09-21T15:40:01","date_gmt":"2026-09-21T08:40:01","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=27366"},"modified":"2026-09-21T15:40:01","modified_gmt":"2026-09-21T08:40:01","slug":"pss-tiga-kali-keok-pieter-huistra-ada-yang-bikin-kami-kurang-beruntung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/09\/pss-tiga-kali-keok-pieter-huistra-ada-yang-bikin-kami-kurang-beruntung\/","title":{"rendered":"PSS Tiga Kali Keok, Pieter Huistra: Ada yang Bikin Kami Kurang Beruntung"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com<\/strong>, <strong>SERANG &#8211; <\/strong>Awal perjalanan PSS Sleman di Super League 2026\/27 berubah menjadi mimpi buruk. Tiga pertandingan telah dilalui, tetapi tidak satu pun poin berhasil diamankan oleh Super Elang Jawa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kekalahan terbaru kembali diterima PSS saat menghadapi Dewa United Banten FC pada pekan ketiga. Bermain di Banten International Stadium, Serang, Minggu (20\/9), PSS harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-2.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil tersebut membuat PSS menjadi salah satu tim yang belum mampu mendapatkan angka setelah melewati tiga pertandingan pertama. Persijap Jepara dan Isenmulang Kalteng FC juga mengalami catatan identik dengan tiga kekalahan beruntun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Posisi PSS pun semakin tertekan. Dengan koleksi nol poin, Super Elang Jawa sementara berada di peringkat ke-15 klasemen, hanya terpaut beberapa posisi dari dasar kompetisi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi tersebut tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pieter Huistra. Namun, sang pelatih melihat ada sisi lain dari kekalahan terbaru PSS.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dia menilai timnya sebenarnya mampu memberikan perlawanan kepada Dewa United.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Pertandingan terbilang seimbang. Namun memang satu atau dua momen bisa membuat perbedaan yang besar. Menurut saya, laga kali ini kami sedikit kurang beruntung dengan dua gol dari lawan ke gawang kami,&#8221; kata Pieter Huistra.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PSS sempat dibuat kesulitan setelah Dewa United mencetak dua gol dalam rentang waktu singkat pada babak kedua. Taisei Marukawa membuka keunggulan pada menit ke-49, kemudian Carlos Iury da Silva menggandakan skor delapan menit berselang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PSS baru memberikan respons pada menit ke-72. Christophe Nduwarugira berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2, tetapi PSS tidak mampu menciptakan gol penyama hingga peluit panjang berbunyi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Huistra juga menilai peluang sebenarnya sempat dimiliki timnya. Hanya saja, penyelesaian akhir belum cukup untuk mengubah jalannya pertandingan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelatih asal Belanda tersebut kemudian mengingatkan PSS sedang menjalani fase adaptasi sebagai tim promosi. Tantangan mereka sejak awal musim juga tidak mudah karena langsung berhadapan dengan sejumlah tim yang berada di papan atas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Bahkan sebelumnya kami sudah menghadapi Bali United dan Madura United yang kini berada di papan atas. Sebagai tim promosi, kami tentunya masih butuh penyesuaian,&#8221; ujar Huistra.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum kalah dari Dewa United, PSS menyerah 1-2 di kandang Bali United dan kemudian dipaksa mengakui keunggulan Madura United dengan skor 1-3.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rentetan hasil tersebut membuat PSS harus segera mencari solusi. Jika tren negatif tidak segera dihentikan, posisi Super Elang Jawa di papan bawah berpotensi semakin sulit untuk diperbaiki. (paz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, SERANG &#8211; Awal perjalanan PSS Sleman di Super League 2026\/27 berubah menjadi mimpi buruk. Tiga pertandingan telah dilalui, tetapi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":27367,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52,3583],"tags":[7198,1870,6844],"class_list":["post-27366","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga","category-sepakbola","tag-pelatih-pss-pieter-huistra","tag-pss-sleman","tag-super-league-2026-2027"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27366","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27366"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27366\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27368,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27366\/revisions\/27368"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27367"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27366"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27366"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27366"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}