{"id":27574,"date":"2026-10-14T12:54:55","date_gmt":"2026-10-14T05:54:55","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=27574"},"modified":"2026-10-14T12:54:56","modified_gmt":"2026-10-14T05:54:56","slug":"pssi-kasih-waktu-7-hari-kepada-klub-erick-thohir-ancam-potong-poin-imbas-kerusuhan-suporter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/10\/pssi-kasih-waktu-7-hari-kepada-klub-erick-thohir-ancam-potong-poin-imbas-kerusuhan-suporter\/","title":{"rendered":"PSSI Kasih Waktu 7 Hari kepada Klub, Erick Thohir Ancam Potong Poin Imbas Kerusuhan Suporter"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, JAKARTA<\/strong>&#8211; Ancaman pengurangan poin kini membayangi klub-klub peserta kompetisi sepak bola Indonesia. Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan waktu tujuh hari kepada klub dan operator liga untuk menyepakati langkah konkret dalam mencegah aksi kekerasan suporter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika kesepakatan tidak tercapai, PSSI siap turun tangan. Tak hanya mendorong sanksi pengurangan poin, Erick juga mengisyaratkan kemungkinan kembalinya larangan suporter tim tamu atau <em>away<\/em> di stadion.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peringatan tersebut disampaikan setelah insiden penyerangan bus Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung dan kabar penyerangan terhadap suporter The Jakmania di Cikampek.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Erick menilai kejadian tersebut tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa dalam rivalitas sepak bola. Klub harus ikut bertanggung jawab untuk memastikan keamanan dan mencegah aksi serupa terulang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saya akan kasih kesempatan liga, klub untuk bersepakat satu minggu ini. Kalau tidak ada kesepakatan, kami PSSI akan intervensi,&#8221; ujar Erick Thohir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tenggat waktu tersebut menjadi kesempatan bagi klub dan operator kompetisi untuk merumuskan aturan yang lebih tegas terkait pengamanan pertandingan dan pengelolaan suporter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Erick tidak hanya meminta kesepakatan, tetapi juga mendorong adanya konsekuensi nyata bagi klub yang dinilai tidak mampu menjaga suporternya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu opsi yang disorot ialah pengurangan poin. Hukuman tersebut diharapkan membuat klub lebih serius mencegah kekerasan yang melibatkan oknum pendukungnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saya akan mendorong klub-klub yang tidak bisa menjaga suporternya, pengurangan poin sekarang,&#8221; tegas Erick.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski demikian, Erick belum menyebut klub tertentu yang akan dijatuhi hukuman. Artinya, ancaman pengurangan poin tersebut belum menjadi keputusan resmi terhadap Persija Jakarta maupun klub lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penentuan sanksi tetap perlu didasarkan pada pemeriksaan insiden dan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain pengurangan poin, kebijakan yang memperbolehkan suporter tim tamu kembali hadir di stadion juga terancam dievaluasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PSSI sebelumnya mulai memberikan kelonggaran bagi suporter away dengan syarat klub dan operator liga mampu menjamin keamanan serta memiliki kesepakatan terkait kehadiran pendukung tim tamu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, insiden kekerasan yang kembali terjadi membuat kelonggaran tersebut berpotensi dicabut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Boleh ada suporter away dengan catatan klub dan liga bertanggung jawab kalau sampai ada apa-apa,&#8221; kata Erick.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dia bahkan membuka kemungkinan suporter tandang kembali dilarang apabila klub dan operator kompetisi gagal menjamin keselamatan penonton.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Jangan-jangan tidak ada lagi suporter away lagi,&#8221; tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Erick juga menyoroti insiden penyerangan terhadap bus EPA Persib Bandung. Menurut dia, tindakan perusakan, pembakaran, pengambilan barang, serta penggunaan benda yang berpotensi digunakan untuk menyerang sudah melampaui batas rivalitas olahraga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Ketika terjadi penyerangan, apakah yang suporter, oknum, saya tidak mau bicara suporter, oknum suporter menyerang sebuah bus, yang saya lihat itu sudah menjurus kriminalitas,&#8221; ucap Erick.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas seluruh pemangku kepentingan sepak bola Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanggung jawab tersebut tidak hanya berada di tangan aparat kepolisian. Klub dan operator liga juga harus memastikan suporter dapat menyaksikan pertandingan dan kembali ke rumah dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Erick pun meminta semua pihak tidak membenarkan aksi kekerasan dengan alasan rivalitas antarklub. (paz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA&#8211; Ancaman pengurangan poin kini membayangi klub-klub peserta kompetisi sepak bola Indonesia. Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan waktu&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":24698,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[7281,3596],"class_list":["post-27574","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-aksi-penyerangan-bus-persib-u-18","tag-ketum-pssi-erick-thohir"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27574","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27574"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27574\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27575,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27574\/revisions\/27575"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24698"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27574"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27574"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27574"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}