{"id":27690,"date":"2026-10-27T10:35:26","date_gmt":"2026-10-27T03:35:26","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/?p=27690"},"modified":"2026-10-27T10:35:26","modified_gmt":"2026-10-27T03:35:26","slug":"shin-tae-yong-kritik-keras-lapangan-jis-usai-persija-kalahkan-persik-2-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2026\/10\/shin-tae-yong-kritik-keras-lapangan-jis-usai-persija-kalahkan-persik-2-1\/","title":{"rendered":"Shin Tae-yong Kritik Keras Lapangan JIS Usai Persija Kalahkan Persik 2-1"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matawarta.com, JAKARTA &#8211; <\/strong>Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong melontarkan kritik tajam terhadap kondisi lapangan Jakarta International Stadium (JIS) setelah Macan Kemayoran menaklukkan Persik Kediri dengan skor 2-1 pada pekan ketujuh Super League 2026\/2027, Senin (26\/10\/2026) malam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski Persija berhasil membalikkan keadaan dan mengamankan tiga poin, Shin justru menyoroti kualitas rumput JIS yang dinilainya sangat buruk. Shin menilai kondisi lapangan tersebut membuat timnya kesulitan memainkan sepak bola sesuai dengan skema yang diinginkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Semua yang datang ke pertandingan hari ini juga bisa melihat bahwa kondisi lapangannya sangat buruk. Di lapangan seperti ini, sebenarnya kami tidak boleh bermain sepak bola,&#8221; ujar Shin Tae-yong.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernyataan tersebut menjadi sorotan setelah Persija harus berjuang keras untuk mengamankan kemenangan di kandang sendiri. Macan Kemayoran sempat tertinggal akibat gol Imanol Garcia pada menit ke-10.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Persija baru mampu bangkit pada babak kedua. Denis Kolinger menyamakan kedudukan pada menit ke-64 sebelum Rizky Ridho mencetak gol penentu kemenangan lima menit berselang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Shin mengapresiasi semangat juang para pemainnya yang tidak menyerah meski berada dalam posisi tertinggal. Ia menilai kerja keras hingga akhir pertandingan menjadi faktor utama keberhasilan Persija membalikkan keadaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8221;Para pemain kami berjuang hingga akhir tanpa menyerah dan menunjukkan penampilan yang maksimal. Saya pikir, itulah faktor terbesar yang membawa kami meraih kemenangan,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, kemenangan tersebut tidak menghapus kekecewaan Shin terhadap kondisi lapangan. Ia menilai Persija belum bisa menampilkan permainan terbaik sesuai dengan filosofi yang ingin diterapkan karena terkendala kualitas rumput.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kami tidak bisa memainkan sepak bola yang ingin kami lakukan. Jadi, sekali lagi saya tekankan, tolong tangani masalah kondisi lapangan ini dengan lebih baik,&#8221; tegasnya. (paz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Matawarta.com, JAKARTA &#8211; Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong melontarkan kritik tajam terhadap kondisi lapangan Jakarta International Stadium (JIS) setelah Macan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":27692,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52,3583],"tags":[7317,7318],"class_list":["post-27690","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga","category-sepakbola","tag-persija-jakarta-vs-persik-kediri","tag-stadion-jis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27690","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27690"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27690\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27693,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27690\/revisions\/27693"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27692"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27690"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27690"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27690"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}