{"id":3861,"date":"2022-03-25T18:32:56","date_gmt":"2022-03-25T11:32:56","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/?p=3861"},"modified":"2022-03-25T18:32:57","modified_gmt":"2022-03-25T11:32:57","slug":"keras-presiden-jokowi-serukan-instansi-pemerintah-beli-produk-lokal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2022\/03\/keras-presiden-jokowi-serukan-instansi-pemerintah-beli-produk-lokal\/","title":{"rendered":"Keras, Presiden Jokowi Serukan Instansi Pemerintah Beli Produk Lokal"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Ini adalah pesan yang tegas, bahwa Presiden Jokowi memerintahkan seluruh instansi pemerintahan untuk membeli produk lokal. Bahkan dari 40 persen anggaran APBN, harus dipakai untuk membeli produk lokal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernyataan itu disampaikan Presiden demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jadi pesan itu sudah sangat jelas dan tegas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Tidak usah muluk-muluk, dibelokkan 40 persen saja. Kira-kira 40 persen itu bisa me-trigger pertumbuhan ekonomi dari pemerintah (pusat) dan pemerintah daerah bisa 1.71 persen,&#8221; ujar Presiden Jokowi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini disampaikan Presiden saat memberi arahan dalam Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Bali, Jumat (25\/03).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Acara ini dihadiri jajaran menteri dan gubernur se-Indonesia. Dalam kesempatan itu Presiden menyayangkan alokasi APBN yang besar, tetapi tidak tersalurkan dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itu karena masih ada instansi, kementerian\/ lembaga serta pemerintah daerah membeli produk impor. Presiden Jokowi pun sampai mengeluarkan kata-kata &#8220;bodoh&#8221;, dalam arahan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Cek lagi, sedih sekali belinya barang-barang impor semua. Padahal kita punya produk lokal,&#8221; kata Presiden Jokowi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Terus anggaran pengadaan barang dan jasa untuk modal di pusat itu Rp 526 triliun, sedangkan Gubernur, Bupati, Walikota ada Rp 535 triliun, lebih gede daerah.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Sekali lagi, saya ulang, pusat Rp 526 triliun, daerah Rp 535 triliun, BUMN jangan lupa saya detailkan Rp 420 triliun. Ini duit gede banget, besar sekali,&#8221; komentar Presiden.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dikatakan Presiden misalnya 40 persen APBN dan APBD dipakai untuk belanja produk dalam negeri, maka bisa mendongkrak ekonomi minimal 0,4 persen. Pertumbuhan ekonomi pun naik sekitar 1,4-1,7 persen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Ini kan 2 persen lebih, tidak usah cari ke mana-mana, tidak usah cari investor. Kita diam tapi konsisten beli barang produksi pabrik-pabrik, industri-industri UKM-UKM. Kita kok tidak bisa lakukan? Bodoh sekali kalau tidak melakukan ini,&#8221; ujar Presiden.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jokowi pun menginstruksikan kementerian dan pemda tidak melanjutkan tradisi untuk membeli barang-barang impor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Beli barang-barang impor mau kita terus-teruskan? Ndak! Ndak Bisa. Kalau kita beli barang impor, bayangkan bapak-ibu, kita beri pekerjaan ke negara lain, duit kita, capital outflow keluar, pekerjaan ada di sana, bukan di sini,&#8221; tutur Presiden.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Tadi juga sudah dihitung, bisa membuka 2 juta lapangan pekerjaan. Kalau ini tidak dilakukan sekali lagi, bodoh banget kita ini. Jangan tepuk tangan!&#8221; seru Presiden.*(WAH)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Ini adalah pesan yang tegas, bahwa Presiden Jokowi memerintahkan seluruh instansi pemerintahan untuk membeli produk lokal. Bahkan dari&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3862,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[323,54],"class_list":["post-3861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-pemerintah","tag-presiden-jokowi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3861"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3861\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}