{"id":4106,"date":"2022-04-07T22:04:29","date_gmt":"2022-04-07T15:04:29","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/?p=4106"},"modified":"2022-04-07T22:04:30","modified_gmt":"2022-04-07T15:04:30","slug":"menlu-ungkap-32-wni-memilih-bertahan-di-ukraina","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2022\/04\/menlu-ungkap-32-wni-memilih-bertahan-di-ukraina\/","title":{"rendered":"Menlu Ungkap 32 WNI Memilih Bertahan di Ukraina"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Menlu Retno Marsudi mengungkapkan ada 32 WNI di Ukraina yang memilih tetap bertahan. Meski ada alasan kuat buat mereka pergi, yaitu serangan militer Rusia ke Ukraina.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal itu disampaikan Menlu Retno Marsudi dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, Rabu (6\/4). Dari 32 orang itu 23 di antaranya memilih bertahan karena alasan pribadi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedangkan sisanya adalah staf KBRI. Untuk lokasi KBRI Kiev saat ini sedang dipindahkan ke tempat yang tidak dipublikasikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian jumlah WNI yang memilih keluar dari Ukraina ada 165 orang. Dan, 133 orang di antaranya keluar dari sana dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari 133 WNI, 80 orang di antaranya dievakuasi memakai pesawat. Lima orang dievakuasi ke Bucharest. Lainnya memilih pergi ke negara residensi seperti Rusia, Turki, Denmark, dan Qatar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian 34 WNI melalui gelombang evakuasi lanjutan, 12 evakuasi mandiri ke berbagai negara. Sementara dua orang lagi enggan melaporkan diri, tetapi sudah berada di sudah Indonesia.*(WAH)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Menlu Retno Marsudi mengungkapkan ada 32 WNI di Ukraina yang memilih tetap bertahan. Meski ada alasan kuat buat&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4107,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[53],"tags":[465,480],"class_list":["post-4106","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional","tag-menlu","tag-ukraina"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4106","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4106"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4106\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4107"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4106"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4106"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4106"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}