{"id":4609,"date":"2022-05-08T15:48:43","date_gmt":"2022-05-08T08:48:43","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/?p=4609"},"modified":"2022-05-08T15:48:44","modified_gmt":"2022-05-08T08:48:44","slug":"organisasi-permainan-jadi-masalah-besar-di-timnas-u-23-sea-games","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2022\/05\/organisasi-permainan-jadi-masalah-besar-di-timnas-u-23-sea-games\/","title":{"rendered":"Organisasi Permainan Jadi Masalah Besar di Timnas U-23 SEA Games"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">HANOI, matawarta.com &#8211; Organisasi permainan menjadi masalah terbesar dalam Timnas U-23 Indonesia yang sedang berjuang di SEA Games 2021.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kekalahan 0-3 dari Vietnam pada laga perdana Grup A, Jumat lalu, memperlihatkan betapa lemahnya organisasi permainan yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kapten sekaligus bek tengah Timnas U-23, Fachruddin Aryanto, menginformasikan hal tersebut. Ia mendapatkan kekurangan itu setelah pelatih Shin Tae-yong memberitahukan dalam latihan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Sebagai pemain, jelas kami kecewa terutama babak kedua, organisasi mudah sekali kebobolan. Tapi ini belum selesai masih ada 3 pertandingan, peluang lolos terbuka lebar,&#8221; ungkap Fachruddin Aryanto.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Mudah-mudahan semua bisa belajar, secara organisasi lebih baik lagi. Kami tahu ini baru pertandingan pertama, harus mati-matian tiga laga akhir untuk menang, agar lolos dahulu ke semifinal,&#8221; tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyerang tengah Ricky Kambuaya juga punya pendapat serupa. Apapun kekurangannya laga berikutnya harus siap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kami akan berusaha maju dan memperbaiki semuanya. Intinya kami akan berjuang. Laga selanjutnya harus berusaha menang semuanya agar lolos,&#8221; ujar Kambuaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Menurut saya kami harus melawan diri sendiri. Karena di atas kertas kami unggul, tapi ini berat, jadi kami jangan sampai menganggap remeh. Tetap fokus bekerja sama lebih baik,&#8221; kata Ricky Kambuaya.*(WAH)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HANOI, matawarta.com &#8211; Organisasi permainan menjadi masalah terbesar dalam Timnas U-23 Indonesia yang sedang berjuang di SEA Games 2021. Kekalahan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4610,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[533,966],"class_list":["post-4609","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga","tag-sea-games","tag-timnas-u-23"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4609","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4609"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4609\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4610"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4609"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4609"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4609"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}