{"id":5973,"date":"2022-07-30T21:29:08","date_gmt":"2022-07-30T14:29:08","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/?p=5973"},"modified":"2022-07-30T21:29:09","modified_gmt":"2022-07-30T14:29:09","slug":"kota-intan-jadi-kunci-revitalisasi-kota-tua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2022\/07\/kota-intan-jadi-kunci-revitalisasi-kota-tua\/","title":{"rendered":"Kota Intan Jadi Kunci Revitalisasi Kota Tua"},"content":{"rendered":"\n<p>JAKARTA, matawarta.com : Pemprov DKI Jakarta terus melakukan penataan kota. Satu di antara yang sedang dikebut adalah mempercantik Kota Tua.<\/p>\n\n\n\n<p>Lokasi yang letaknya di ujung Jakarta Barat alias berbatasan dengan Jakarta Utara itu, sedang menjalani penataan kawasan. Itu supaya Kota Tua lebih cantik, nyaman, tertib, dan aman.<\/p>\n\n\n\n<p>Imron, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Jakarta Barat, mengatakan revitalisasi Kota Tua ini sudah mendesak. Sebab destinasi wisata ini sudah tampak semrawut.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa upaya penataan antara lain mempercantik trotoar dan pedestrian. Kemudian merelokasi PKL ke Kota Intan, yang nantinya jadi pintu masuk menuju Kota Tua.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Kota Intan itu terdapat jembatan bersejarah yang ikonis. Di sana nanti PKL akan direlokasi, sehingga di sepanjang Kota Tua tidak ada lagi pedagang kaki lima.<\/p>\n\n\n\n<p>Masalah parkir juga akan ditata. Nantinya tidak ada cerita lokasi parkiran di sekitar Kota Tua. Semua akan dipusatkan di titik tertentu, masih di Kota Intan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Pemerintah daerah berupaya agar lokasi binaan Kota Intan bisa ramai. Sedangkan Kota Tua nanti bebas dari PKL, parkir, dan sejenisnya, sehingga nyaman sebagai tempat wisata bersejarah,&#8221; tutur Imron.*(WAH)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, matawarta.com : Pemprov DKI Jakarta terus melakukan penataan kota. Satu di antara yang sedang dikebut adalah mempercantik Kota Tua.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5974,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[51],"tags":[1315,1314],"class_list":["post-5973","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-kota-intan","tag-kota-tua"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5973","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5973"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5973\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5974"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5973"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5973"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5973"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}