{"id":8136,"date":"2023-01-28T22:59:58","date_gmt":"2023-01-28T15:59:58","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/?p=8136"},"modified":"2023-01-28T22:59:59","modified_gmt":"2023-01-28T15:59:59","slug":"populasi-china-menurun-akibat-generasi-muda-tak-mau-punya-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2023\/01\/populasi-china-menurun-akibat-generasi-muda-tak-mau-punya-anak\/","title":{"rendered":"Populasi China Menurun Akibat Generasi Muda Tak Mau Punya Anak"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>MataWarta.com; BEIJING<\/strong> &#8211; China mencatat penurunan populasi untuk pertama kalinya dalam 60 tahun, dengan proyeksi jangka panjang menunjukkan kecenderungan penurunan selama 30 tahun ke depan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini disebabkan lantaran kaum muda tidak punya rencana untuk memiliki anak karena berbagai alasan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk meningkatkan minat para generasi muda, pemerintah China pun sampai meluncurkan berbagai langkah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satunya adalah menawarkan subsidi keuangan dan tunjangan lain untuk keluarga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, beberapa orang muda mengatakan kepada DW, mereka memiliki pandangan pesimistik tentang masa depan, dan ini tercermin dari perubahan sikap mereka terhadap pernikahan dan keluarga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kaum muda di China umumnya merasa masa depannya suram dan hidup akan penuh tekanan,&#8221; kata Emma Li, perempuan berusia 25 tahun yang tinggal di Shanghai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Punya anak adalah sebuah pilihan yang akan menambah stres dalam hidup. Banyak dari kita yang memutuskan untuk menjadi &#8216;generasi terakhir&#8217; dalam keluarga kita.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dia mengatakan, berita statistik tentang penurunan populasi tidak mengubah pandangannya tentang berkeluarga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saya telah berdiskusi tentang pernikahan dan memiliki anak dengan banyak teman saya, dan banyak dari mereka tidak punya keinginan untuk mengikuti cara tradisional,\u201d katanya kepada DW.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yun Zhou, pengamat China dan asisten profesor sosiologi di University of Michigan mengatakan kepada DW, lebih banyak perempuan muda di China lebih fokus pada pengejaran karier dan kehidupan pribadinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Diskriminasi gender di pasar tenaga kerja China dan harapan luar biasa sebagai ibu bagi perempuan adalah kendala yang menghalangi mereka untuk menikah atau punya anak,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penguncian selama pandemi corona dan peningkatan kontrol dari pihak berwenang, juga berdampak signifikan pada pandangan masyarakat tentang masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Penguncian berulang kali selama tiga tahun terakhir telah merugikan banyak orang, termasuk tabungan dan rasa aman mereka,&#8221; kata Adam Wang, pria berusia 26 tahun yang tinggal di kota Tianjin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Pabrik dan perusahaan tidak dapat menawarkan tunjangan dasar bagi pekerjanya, sementara makin banyak orang bersaing untuk menjadi pegawai negeri, karena tingkat pengangguran kaum muda mencapai titik tertinggi baru selama pandemi,&#8221; katanya kepada DW.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MataWarta.com; BEIJING &#8211; China mencatat penurunan populasi untuk pertama kalinya dalam 60 tahun, dengan proyeksi jangka panjang menunjukkan kecenderungan penurunan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":8137,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[53],"tags":[1332,1883],"class_list":["post-8136","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional","tag-china","tag-populasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8136","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8136"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8136\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8137"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8136"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8136"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8136"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}