{"id":8743,"date":"2023-03-02T22:25:00","date_gmt":"2023-03-02T15:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/?p=8743"},"modified":"2023-03-03T01:26:25","modified_gmt":"2023-03-02T18:26:25","slug":"pn-jakarta-pusat-putuskan-tunda-pemilu-mahfud-harus-dilawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2023\/03\/pn-jakarta-pusat-putuskan-tunda-pemilu-mahfud-harus-dilawan\/","title":{"rendered":"PN Jakarta Pusat Putuskan Tunda Pemilu, Mahfud: Harus Dilawan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>MataWarta.com; JAKARTA &#8211; <\/strong>Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang memerintahkan KPU menunda tahapan Pemilu 2024 harus dilawan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia mendukung KPU mengajukan banding atas putusan pengadilan yang mengabulkan gugatan Partai Prima itu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kita harus melawan secara hukum vonis ini. Ini soal mudah, tetapi kita harus mengimbangi kontroversi atau kegaduhan yang mungkin timbul,&#8221; kata Mahfud dalam unggahannya di akun Instagram @mohmahfudmd, Kamis (2\/3).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saya mengajak KPU naik banding dan melawan habis-habisan secara hukum,&#8221; tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Mahfud, berdasarkan logika hukum, KPU pasti menang dalam upaya hukum banding di pengadilan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab, kata dia, pengadilan negeri tidak punya wewenang untuk memutuskan penundaan tahapan pemilu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menjelaskan, sengketa sebelum pencoblosan jika terkait proses administrasi yang memutus harus Bawaslu. Namun, jika soal keputusan kepesertaan paling jauh hanya bisa melalui PTUN.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Sengketa terkait proses, administrasi, dan hasil pemilu itu diatur tersendiri dalam hukum. Kompetensi atas sengketa pemilu bukan di pengadilan negeri,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mahfud menerangkan hukuman penundaan pemilu atau semua prosesnya tidak bisa dijatuhkan oleh pengadilan negeri sebagai kasus perdata. Ia menegaskan tidak ada hukuman penundaan pemilu yang bisa ditetapkan oleh pengadilan negeri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia pun menilai putusan majelis hakim PN Jakpus tak bisa dieksekusi. Menurutnya, rakyat berhak melawan dan menolak keras jika putusan itu dijalankan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab, kata Mahfud, hak melakukan pemilu bukan hak perdata KPU. Ia menuturkan penundaan pemilu hanya karena gugatan perdata parpol bukan hanya bertentangan dengan undang-undang, tetapi juga bertentangan dengan konstitusi yang telah menetapkan pemilu dilaksanakan tiap lima tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Diberitakan, PN Jakpus mengabulkan gugatan Partai Prima terhadap KPU. Dalam amar putusannya, PN Jakpus meminta KPU untuk menunda tahapan Pemilu 2024 hingga Juli 2025.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gugatan perdata kepada KPU yang diketok pada Kamis (2\/3) itu dilayangkan Partai Prima pada 8 Desember 2022 dengan nomor register 757\/Pdt.G\/2022\/PN Jkt.Pst.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua KPU Hasyim Asy&#8217;ari telah menyatakan akan mengajukan banding atas putusan tersebut dan akan tetap menjalankan tahapan Pemilu 2024 sesuai jadwal yang ditetapkan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MataWarta.com; JAKARTA &#8211; Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-8743","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8743","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8743"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8743\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8743"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8743"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8743"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}