{"id":8854,"date":"2023-03-07T21:59:00","date_gmt":"2023-03-07T14:59:00","guid":{"rendered":"https:\/\/matawarta.com\/?p=8854"},"modified":"2023-03-07T23:45:57","modified_gmt":"2023-03-07T16:45:57","slug":"tragis-timnas-indonesia-u-20-gagal-lolos-perempatfinal-piala-asia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/2023\/03\/tragis-timnas-indonesia-u-20-gagal-lolos-perempatfinal-piala-asia\/","title":{"rendered":"Tragis, Timnas Indonesia U-20 Gagal Lolos Perempatfinal Piala Asia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>MATAWARTA.COM; JAKARTA &#8211; <\/strong>Timnas Indonesia gagal lolos dari Grup A Piala Asia U-20 2023 usai bermain imbang tanpa gol kontra Uzbekistan di Stadion Istiqlol, Fergana, Selasa (7\/3\/2023) malam WIB. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil 0-0 ini sekaligus menyudahi perjuangan tim Merah Putih di kejuaraan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil seri membuat Garuda Nusantara &#8211;julukan Timnas Indonesia U-20&#8211; menempati peringkat tiga klasemen dengan 4 poin dari satu kemenangan, satu seri, dan satu imbang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil tersebut tidak cukup membawa tim asuhan Shin Tae-yong melaju ke fase gugur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara Uzbekistan dipastikan lolos dengan status juara Grup A (7 poin). Sementara di posisi dua Irak menemani Uzbekistan lolos ke fase gugur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Poin Irak dan Indonesia sejatinya sama, yaitu empat poin. Namun, Garuda Nusantara kalah selisih gol dan head to head dari Irak sehingga tim Merah Putih tersingkir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertandingan berlangsung sengit sejak bola digulirkan. Timnas Indonesia yang membutuhkan kemenangan mencoba mencari celah untuk membongkar pertahanan lawan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun sayang, sulit sekali bagi para pemain Indonesia untuk mempertahankan penguasaan bola. Mencoba memainkan bola dari kaki ke kaki, mereka kerap kehilangan bola.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Uzbekistan yang bermain dengan tempo lebih lambat dari Indonesia justru tampil lebih efektif. Berkat passing-passing yang akurat, lebih dari satu kali tuan rumah membahayakan gawang Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di menit 20, Uzbekistan nyaris memecah kebuntuan. Beruntung bagi Indonesia, Daffa Fasya masih mampu menggagalkan peluang tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sepakan pemain bernomor punggung 18 Uzbekistan berhasil diblok dengan kaki kiri oleh Daffa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indonesia mendapat peluang beberapa menit kemudian. Hugo Samir melepaskan tendangan dari luar kotak, namun membentur bek lawan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisa waktu pertandingan, kesalahan kerap dilakukan para pemain Indonesia. Hal itu pun dimanfaatkan Uzbekistan untuk menggedor pertahanan skuad Garuda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beruntung bagi Muhammad Ferarri dan kawan-kawan, mereka mampu menahan gempuran tersebut hingga turun minum. Kedua tim masih sama kuat 0-0.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di babak kedua Uzbekistan sangat mendominasi permainan. Timnas Indonesia U-20 dikurung sehingga sulit sekali melakukan serangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untungnya pertahanan Timnas Indonesia U-20 cukup kokoh. Alhasil, Uzbekistan juga sulit membobol gawang Daffa Fasya meski banyak peluang emas yang didapat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memasuki menit 82, tuan rumah nyaris menjebol gawang Indonesia. Melepaskan tendangan keras dari luar kotak, Esanov hampir mengubah papan skor jika saja bola tidak dimentahkan mistar gawang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pergantian pemain pun dilakukan oleh pelatih Shin Tae-yong. Hokky Caraka dan Ronaldo Kwateh ditarik keluar dan digantikan Rabbani Tasnim dan Alfriyanto Nico.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, masuknya dua penyerang tersebut tak mampu mengubah peta permainan. Indonesia tak juga mampu keluar dari tekanan yang datang bertubi-tubi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hingga laga usai, skor kacamata tetap bertahan, dan Indonesia dipastikan gagal melaju ke babak perempat final.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MATAWARTA.COM; JAKARTA &#8211; Timnas Indonesia gagal lolos dari Grup A Piala Asia U-20 2023 usai bermain imbang tanpa gol kontra&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":8855,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[1436,1872],"class_list":["post-8854","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga","tag-piala-asia-u-20","tag-timnas-indonesia-u-20"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8854","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8854"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8854\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8855"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matawarta.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}