matawarta.com, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian berikan apresiasi kepada menpora atas usahanya untuk memajukan atlet Indonesia untuk berprestasi ditingkat Nasional maupun Internasional melalui Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
Menurut Hetifah, apa yang sudah dilakukan kemenpora telah sesuai dengan Rancangan Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (RUU SKN) yang tengah dibahas di Komisi X DPR.
“Untuk adanya DBON sendiri saya rasa sudah cukup sesuai dengan cita-cita RUU SKN yang kita bahas dari 1.5 tahun lalu untuk meningkatkan prestasi secara keseluruhan,” ujar Hetifah dalam keterangan di Jakarta.
Politisi Golkar ini memberikan contoh, di DBON ada target prestasi yang ingin dicapai pemerintah di setiap ajang Olimpiade yang dimulai pada Olimpiade 2024 mendatang. Selama ini hanya melalui cabor Bulutangkis, Panahan serta Angkat Besi yg bisa diandalkan. Namun untuk selanjutnya bisa melalui semua cabor mendapatkan mendali emas.
Terkait hasil dari Olimpiade Tokyo 2020, Hatifah menilah kita telah meningkat perolehan mendalinya dari Olimpiade Rio De Jeneiro 2016 hanya mendapatkan 3 mendali.
Di Olimpiade Tokyo 2020 Indonesia berhasil mendapatkan 1 emas yang disumbangkan cabor Bulu Tangkis, 1 perak disumbangkan Angkat Besi serta 3 perunggu masing-masing 2 diraih cabor Angkat Besi dan 1 Bulu Tangkis.
“Secara dunia, posisi kita turun dari 46 ke 55. Hal ini yang tidak kita inginkan. Tapi, jika kita lihat lebih lanjut, sebenarnya prestasi Indonesia meningkat. Di tahun 2016 dan 2020 kita mengirimkan jumlah atlet yang sama yaitu 28 orang tapi perolehan mendali meningkat,” pungkas Hetifah.
“Kita masih ada waktu hingga 2024 mendatang dan 2028. Saya optimis, perolehan mendali meningkat, ranking Indonesia juga bisa melesat,” harapnya.
Tidak lupa juga, Hetifah mengucapkan selamat dan terima kasih kepada para atlet serta kontingen Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di Olimpiade Tokyo 2020 lalu.(mtc)
