JAKARTA – Menpora menerima kehadiran rombongan Komisi V DPR Papua. Pertemuan berlangsung di Graha Kemenpora, Lantai 10, Rabu (13/4).
Rombongan Komisi V DPR Papua yang datang adalah Wakil Ketua Jack Kamasan Komboy., Anggota Natan Pahabol, Yohanis Rosumbere, Pieter Kwano, dan Sekretaris DPR Papua Juliana J. Waromi.
Dari jajaran Kemenpora, Menpora ZA didampingi Staf Khusus Bidang Olahraga Mahfudin Nigara dan Rully Nere yang merupakan legenda sepak bola Indonesia dari Papua.
Misi Komisi V DPR Papua menghadap Menpora untuk menyampaikan harapan pasca Papua menjadi tuan rumah PON. Misalnya beragam venue yang dibangun, bisa dimanfaatkan untuk menggelar agenda kejuaraan olahraga, baik tingkat nasional maupun internasional.
“Kami bertemu beliau berbicara terkait perkembangan olahraga di Papua pasca PON, hal hal apa yang akan dilakukan, venue-venue sudah dibangun kami minta supaya ada event yang bisa dilaksanakan di venue yang sudah dibangun,” kata Wakil Ketua Komisi V, Kamasan Jack Komboy usai pertemuan.
“Sehingga masyarakat juga bisa menikmati, bisa melihat event besar yang bisa dilakukan. Jadi bukan hanya di Jakarta saja, tapi di Papua atau Jayapura juga ada event besar,” jelas Jack Komboy, yang merupakan mantan pemain Persipura.
Menpora merespons positif harapan dari DPR Papua, terutama Komisi V yang membawahi olahraga. Tidak lupa Menpora menjelaskan soal DBON.
“Kami ada 19 provinsi menjadi sentra pembinaan talenta diantaranya Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, NTB, Kalimantan Timur dan Papua,” katanya.
Sentra pembinaan olahraga ini ditempelkan langsung dengan perguruan tinggi yang ada fakuktas keolahragaan.
Karena pembinaan atlet akan berbasis sport science, hal ini telah mulai diimplemtasikan pada SEA Games 2021.*(WAH)
