PELALAWAN, matawarta.com – Seekor harimau Sumatra masuk ke sebuah kamp pekerja perkebunan di Pelalawan. Duel pun tidak terhindarkan setelah pekerja itu berusaha melawan.
Insiden ini terjadi pada Sabtu kemarin. Saat pekerja sedang beristirahat. Demikian informasi yang dibagikan Badan Pelestarian Alam Provinsi Riau.
Pekerja yang diserang harimau itu sedang tidur. Kemudian kaget dan terbangun, karena melihat seekor harimau sudah ada di depan matanya. Jarak sekitar dua meter.
Pekerja itu lantas berteriak memperingatkan rekan-rekannya. Harimau yang gelisah akhirnya menerjang pekerja tersebut.
“Pekerja itu melawan dengan memegang kaki harimau memakai tangan kiri, sementara tangan kanannya menahan tubuh harimau. Namun kepala pekerja sudah terluka karena cakar kiri harimau,” kata Genman Hasibuan, Kepala Badan Konservasi tempat tersebut.
Pekerja itu akhirnya selamat dari kematian. Ia mengalami cedera kulit kepala dan menerima 20 jahitan.
Harimau itu ahirnya pergi, tetapi masih berkeliaran di sekitar kamp pekerja. Duel antara harimau dan pekerja sering terjadi, karena manusia terus merambah habitat alami hewan tersebut.
Pemerintah menaksir ada sekitar 400 Harimau Sumatra yang hidup di alam liar. Saat ini harimau jenis itu sedang terancam punah, setelah Harimau Jawa sudah dinyatakan punah pada 1940-an dan Harimau Bali pada 1980-an.*(WAH)
