MataWarta.com; JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan perkembangan zaman membuat Polri mesti dapat beradaptasi dan mengubah kebiasaan lama. Instansi aparat penegak hukum itu harus meninggalkan zona nyaman dan membangun keseimbangan sesuai dengan eranya, lewat memantau sosial media dan tidak bersikap antikritik.
“Rekan-rekan berada di zaman sekarang tantanganya beda, sehingga tentunya Anda harus mempersiapkan diri dengan tantangan yang ada pada saat ini. Kita dihadapkan dengan situasi, perkembangan situasi yang dinamakan Juggernaut Eternity, di mana teknologi informasi berkembang sangat pesat sehingga di satu sisi ini memunculkan kemudahan-kemudahan, namun di sisi lain memunculkan kejahatan jenis baru. Sehingga kita harus siap,” tutur Kapolri Listyo di STIK, Jakarta Selatan, Rabu (31/6/2023).
Kapolri mengulas, perkembangan teknologi membuat zaman memasuki era citizen jurnalism, yang kemudian masyarakat dapat setiap saat memberitakan situasi sekitarnya dan langsung dibagikan lewat media sosial.
Fenomena tersebut membuat tidak ada lagi ruang bagi pelanggar etika atau pun pidana dapat leluasa bersembunyi.
Bagi anggota Polri, satu-satunya yang bisa dilakukan adalah dengan berlomba-lomba melakukan perbuatan terpuji, menelurkan prestasi, sehingga fenomena tersebut akan lebih banyak diwarnai oleh hal-hal yang baik dan mengangkat nama institusi.
“Oleh karena itu kewajiban kalian setiap hari adalah mengikuti perkembangan medsos, perkembangan yang ada, rekan-rekan bisa segera menyesuaikan dengan apa yang ada. Kita harus segera meninggalkan zona nyaman, karena memang masyarakat sudah jauh berubah. Jadi pada saat kalian tidak bisa berubah, maka kalian yang akan tergulung oleh situasi. Satu-satunya kalian juga harus berubah, meninggalkan zona nyaman,” jelas dia
