Penjelasan Lengkap Drajad H Wibowo Soal Polemik Format Debat Cawapres, Singgung Tim AMIN

Drajad H Wibowo. Foto: DPP PAN

Anggota Dewan Pakar Pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Gibran Dradjad H Wibowo angkat suara setelah beberapa hari terakhir berkembang polemik tentang format debat Cawapres. Dia meminta pasangan capres lain yang mengaku terkejut dan tidak tahu menanyakan kepada timnya.

Narasi dan persepsi yang berkembang di pers dan medsos menurutnya juga liar. Mengarah pada kesan dan fitnah seolah-olah Presiden Jokowi mengintervensi KPU dalam penentuan format debat Capres-Cawapres.

“Seolah-olah hal itu dilakukan untuk memberi keuntungan kepada pak Prabowo, dan lebih khusus lagi kepada mas Gibran,” tuturnya.

Karena itu, agar segala sesuatunya menjadi jelas dan gamblang, tidak menimbulkan fitnah dan kegaduhan, Drajad pun menyampaikan pernyataannya yang terbagi dalam beberapa poin sebagai berikut:

  1. Usulan agar Capres dan Cawapres hadir bersama dalam setiap sesi debat itu muncul dalam rapat / diskusi KPU dengan perwakilan dari ketiga paslon di kantor KPU pada 29 November 2023. Dalam rapat tersebut paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran, diwakili oleh delegasi yang terdiri dari enam orang, dipimpin oleh Burhanuddin Abdullah, Ketua Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran. Saya sendiri tidak hadir karena pada waktu yang sama ditugaskan mewakili TKN Prabowo-Gibran dalam acara Indonesia Economic Forum, yaitu the IEF Presidential Dialogue: State of the Nation, yang diselenggarakan di the Habibie & Ainun Library di Jakarta.
  2. Berdasarkan notulen internal yang kami miliki, rapat tersebut dibuka oleh Ketua KPU Hasyim Asy’ari, dilanjutkan dengan paparan dari KPU mengenai tanggal, tempat, tema, format acara, disain dan susunan acara debat. Setelah itu perwakilan setiap paslon diberi kesempatan menyampaikan masukan / usulan.
  3. Perwakilan Anies-Muhaimin (AMIN) menyampaikan beberapa masukan / usulan. Salah satunya berbunyi kira-kira sebagai berikut: “Agar dalam setiap sesi debat, Capres dan Cawapres hadir bersama, pembagian waktu / porsi berbicara silakan diatur oleh KPU”. Usulan ini disampaikan oleh seorang Ibu dari perwakilan Anies-Muhaimin dan dikuatkan oleh rekannya. Notulis kami tidak mengetahui nama keduanya, tapi saya yakin KPU mempunyai daftar hadir, atau mungkin rekaman dari rapat tersebut.
  4. Ketika perwakilan Prabowo-Gibran mendapat giliran berbicara, pak Burhan menyampaikan beberapa masukan / usulan. Salah satunya adalah menyetujui usulan
    dari perwakilan Anies-Muhaimin di atas.
  5. Dengan demikian, jelas dan gamblang bahwa Presiden Jokowi sama sekali tidak melakukan intervensi urusan debat kepada KPU. Bahkan saya pribadi meyakini Beliau tidak mengetahui tentang adanya usulan tersebut.
  6. Merujuk notulen internal kami, yang kami pahami adalah bahwa usulan tersebut datangnya justru dari tim Anies-Muhaimin. Karena itu, saya pribadi terkejut membaca bahwa Capres Anies Baswedan terkejut. Merujuk notulen internal kami, tim Anies sudah berbicara dan bahkan yang mengusulkannya.
  7. Karena saya sangat menjunjung tinggi check and recheck, dengan segala kerendahan hati saya menyarankan agar pasangan Anies-Muhaimin mengonfirmasinya kepada tim Anies-Muhaimin sendiri, khususnya mereka yang hadir dalam rapat di atas. Dengan demikian, segala sesuatunya menjadi jelas dan gamblang.
  8. Paslon kami pak Prabowo dan mas Gibran siap dengan format debat apa pun yang diputuskan oleh KPU. Tentu dalam debat tersebut beliau berdua akan menyampaikan program-program Prabowo-Gibran seperti makan siang dan susu gratis bagi anak sekolah, program bagi Generasi Milenial dan Generasi Z, dan sebagainya. Beliau berdua juga akan menjelaskan apa saja manfaat program-program tersebut bagi Indonesia yang kita cintai bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *