Gelar FOD di Bojonegoro, Kemenpora Tegaskan Olahraga Hak Anak Disabilitas

jpnn.com, BOJONEGORO – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menegaskan bahwa olahraga merupakan hak setiap anak, termasuk anak-anak penyandang disabilitas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Olahraga Disabilitas (FOD) di sejumlah daerah, salah satunya di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Festival Olahraga Disabilitas di Bojonegoro dibuka Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Sri Wahyuni di GOR Bojonegoro, Kamis (27/11). Kegiatan ini diikuti sekitar 300 peserta dari 13 Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah sekitar Bojonegoro.

Sri Wahyuni mengatakan, FOD diharapkan mampu meningkatkan kebugaran sekaligus membentuk pola hidup sehat bagi anak-anak disabilitas.

“Saya berpesan kepada anak-anak istimewa, orang tua, guru, dan para pendamping agar menjadikan aktivitas fisik dan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” kata Sri Wahyuni.

Menurutnya, partisipasi anak-anak disabilitas dalam FOD bukan sekadar mengikuti lomba, tetapi juga menjadi bukti bahwa keterbatasan tidak menghalangi semangat dan mimpi untuk berprestasi.

“Kalian istimewa bukan karena berbeda, tetapi karena mampu mengubah perbedaan menjadi kekuatan,” ujarnya.

Sri Wahyuni juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, guru, dan pendamping yang telah memberikan bimbingan dan dukungan penuh kepada anak-anak disabilitas.

“Terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang telah menjadi penguat dan rumah yang aman bagi mereka,” tuturnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Olahraga Layanan Khusus Kemenpora Dadi Surjadi menjelaskan, FOD merupakan bagian dari upaya meningkatkan partisipasi olahraga di kalangan pelajar disabilitas.

“Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak kita terus bergerak, berolahraga, dan kelak mampu menunjukkan prestasinya,” ucap Dadi.

Dalam FOD Bojonegoro, para peserta mengikuti sejumlah cabang olahraga yang dirancang khusus, antara lain para atletik, para bulu tangkis, para tenis meja, boccia, catur, serta tes kebugaran.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi kepada Kemenpora atas kepercayaan menjadikan Bojonegoro sebagai salah satu tuan rumah FOD.

“Kami bersyukur bisa menjadi bagian dari penyelenggaraan olahraga bagi anak-anak disabilitas. Ini merupakan kehormatan besar,” kata Setyo.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus mendukung pembinaan olahraga disabilitas sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan kesempatan dan harapan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Keterbatasan bukan menjadi kendala untuk terus berbuat dan berprestasi,” pungkasnya.

FOD Bojonegoro turut dihadiri Asisten Deputi Olahraga Pendidikan Supeni, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, serta jajaran pimpinan daerah dan dinas terkait.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *