Di Ambang Hattrick Gelar, Umuh Larang Persib Dilarang Euforia Dulu

Matawarta.com, JAKARTA- Gelar juara Super League 2025/2026 sebenarnya sudah di depan mata bagi Persib Bandung. Keunggulan dua poin atas rival terdekat membuat Maung Bandung hanya membutuhkan hasil imbang pada laga terakhir untuk memastikan trofi kembali mendarat di Kota Kembang.

Namun, di tengah gegap gempita Bobotoh yang mulai bersiap merayakan pesta juara, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Umuh Muchtar meminta pemain
menahan euforia dan tidak merasa kompetisi telah selesai.

Menurutnya, satu kesalahan kecil di laga terakhir bisa menghancurkan seluruh perjuangan panjang sepanjang musim.

Persib kini berada di posisi terdepan perebutan gelar setelah kemenangan dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Gol kemenangan yang lahir pada menit akhir membuat skuad asuhan Bojan Hodak mengoleksi 78 poin.

Situasi makin menguntungkan karena Borneo FC Samarinda gagal menang saat bertandang ke markas Persijap Jepara. Hasil itu membuat jarak kedua tim melebar menjadi dua angka menjelang pekan terakhir.

Kini, Persib hanya perlu menahan imbang Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 23 Mei mendatang untuk mengunci gelar ketiga secara beruntun. Bahkan jika Borneo menang atas Malut United, Persib tetap unggul head to head.

Meski posisi timnya sangat di atas angin, Umuh menegaskan tidak ada ruang untuk puas diri. Ia ingin Marc Klok dan kolega tetap tampil habis-habisan demi menutup musim dengan kemenangan di depan ribuan Bobotoh.

“Saya sudah bilang ke pemain, jangan dulu euforia karena perjuangan belum selesai. Memang peluang sudah 90 atau 99 persen, tapi tetap ada tanda bahaya kalau sampai kalah,” ujar Umuh.

Pria berusia 77 tahun itu tidak puas jika Persib hanya bermain imbang. Baginya, laga terakhir harus menjadi panggung kemenangan sekaligus pesta sempurna untuk Bobotoh.

“Draw mungkin aman, tapi saya juga tidak berharap seri. Pertandingan terakhir tetap harus dimenangkan,” sambungnya.

Atmosfer juara sendiri mulai terasa di Bandung. Umuh mengungkapkan rencana konvoi akbar sudah mulai dibahas apabila Persib resmi memastikan trofi. Arak-arakan disebut akan dimulai dari Gedung Sate, melewati kawasan Braga, lalu finis di Gedung Merdeka Asia Afrika.

Namun sebelum pesta dimulai, Umuh meminta semua pihak tetap menjaga fokus. Ia tak ingin Persib terpeleset tepat di depan garis finis setelah berjuang keras sepanjang musim demi mempertahankan supremasi di sepak bola Indonesia. (paz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *