
MataWarta; JAKARTA,- Nama Anies Baswedan masih dinilai sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024 yang paling kompeten berdasarkan pendapat sejumlah pakar. Penilaian itu didasarkan kepada hasil Survei dari lembaga Arus Survei Indonesia (ASI) yang bekerja sama dengan Sociomap.
Direktur Eksekutif Sociomap Ahmad T Wibowo menjelaskan bahwa para pakar yang dimintai pendapat berasal dari sepuluh kategori profesi yang berbeda dan berasal dari lintas bidang keilmuan.
Sepuluh kategori pakar tersebut terdiri dari akademisi, jurnalis, peneliti, partai politik, LSM, pengusaha, aktivis mahasiswa/pemuda, budayawan, profesional, dan praktisi pemerintahan. Survei pakar atau public opinion makers (POM) survey ini bertema “Menimbang Kapasitas Capres 2024”.
“Para pakar ini memberikan penilaian khusus terhadap sembilan aspek kepempimpinan. Mulai dari visi dan intelektualitas, track record, karakter dan integritas, skil komunikasi, kemampuan mengambil keputusan yang tepat, skil mengelola birokrasi, skil mengelola krisis, kemampuan memenuhi janji, dan kemampuan kerja sama dengan DPR,” jelasnya.
Terpisah, Direktur ASI Ali Rif’an menyebutkan bahwa survei ini dilakukan karena perlu adanya pengukuran kemampuan kandidat capres selain soal elektabilitas.
“Selama ini kan kebanyakan survei capres soal elektabilitas. Waktu masih tiga tahun lagi. Kami menilai, perlu membahas soal kapabilitas kandidat capres karena mengurus negara berpenduduk 270 jiwa tentu butuh kecakapan lebih. Elektabilitas saja tidak cukup jadi perlu pengukuran kapasitas atau kompetensi,” terangnya.
Hasil survei dari kedua lembaga tersebut menempatkan Anies Baswedan, Gubernur DKI, sebagai kandidat capres dengan ukuran kapasitas paling tinggi, nilainya mencapai 75.44 poin. Kemudian di posisi kedua ada Ridwan Kamil (74,93), Ganjar Pranowo (74,8), dilanjutkan dengan Khofifah Indar Parawansa (69,79). Di posisi kelima ada Moh.Mahfud MD dengan nilai 69,42, Sandiaga Uno (69,15), dan Erick Thohir (66,98).
“Nama-nama tersebut masuk dalam tujuh besar urutan kapasitas hasil survei ini. Secara keseluruhan, ada 23 nama kandidat capres yang diukur dalam survei tersebut,” pungkas Bowo. (alx)
