SURABAYA – Menpora Zainudin Amali menghadiri penganugerahan Prof. Dr. Achsanul Qosasi, CFSA, CFrA, sebagai Guru Besar Kehormatan Universitas Airlangga. Acara berlangsung di Gedung Garuda Mukti Unair Surabaya, Selasa (22/2).
Pengukuhan dilaksanakan melalui orasi ilmiah yang dilaksanakan di Auditorium Gedung Garuda Mukti Lantai V. “Selamat Pak, semoga sukses,” ucap Menpora ZA.
AQ, sapaan akrab, yang sekarang menjabat sebagai Anggota III BPK RI, menyampaikan orasi ilmiah dengan judul “Kutabung” – Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kecil untuk Bertahan Hidup Melalui Koperasi Sebagai Rumah Besar UMKM.
“Koperasi Sebagai Rumah Besar UMKM sebagai penggerak usaha rakyat untuk bertahan hidup, bukan untuk menjadi kaya, tetapi untuk survive, untuk memperkuat daya beli mereka,” kata AQ, sosok asli Sumenep tersebut.
Rektor Unair Mohammad Nasih menyampaikan untuk bisa menjadi seorang guru besar harus ada status guru-nya. Dan, Prof. Achsanul Qosasi sudah bergabung di Unair sejak 2018 sebagai dosen.
“Ini adalah persyarakat yang sangat mutlak untuk bisa memperoleh Jabatan Guru Besar, jabatan ini akan hilang dengan sendirinya manakala fungsi sebagai seorang guru juga hilang atau tidak dilaksanakan,” kata Prof. Nasih.***
