JAKARTA – Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, meraih penghargaan kota paling toleran pada 2021. Hal ini berdasarkan penilaian Indeks Kota Toleran (IKT) terhadap 94 dari 98 kota di Indonesia, yang diselenggarakan Setara Institute.
“Terima kasih kepada Setara Institute yag telah menggelar acara ini. Tentu saja semua kepala daerah harus menjaga keharmonisan dalam masyarakat,” kata Tjhai Chui Mie, Walikota Singkawan, dalam penyerahan penghargaan di Ballroom Hotel Ashley, Jakarta, Rabu lalu.
Satu di antara alasan Singkawang menjadi kota paling toleran karena terobosan Perwalkot nomor 129 Tahun 2021, tentang Penyelenggaraan Toleransi Masyarakat yang menjadi pedoman bagi daerah tersebut dalam mengawasi, mencegah, dan menindak setiap peristiwa intoleransi.
Adapaun peringkat Kota Toleran dari survei Setara Institue selengkapnya adalah,
Kota Singkawang, 6,483
Kota Manado, 6,367
Kota Kupang, 6,337
Kota Tomohon, 6,133
Kota Magelang, 6,020
Kota Ambon, 5,900
Kota Bekasi, 5,830
Kota Surakarta, 5,783
Kota Kediri, 5,733
Sementara Setara Institute memberikan Kota Depok sebagai daerah paling intoleran. Skor itu merupakan yang terendah dari 94 kota di seluruh Indonesia.
Kondisi intoleransi di Depok dinilai berpengaruh oleh proses segregrasi. Misalnya pemisahan salah satu segregasi yaitu pembangunan kawasan perumahan yang dikhususkan untuk agama tertentu.
Daftar kota paling intoleran,
Depok 3,577
Banda Aceh 4,043
Cilegon 4,087
Pariaman 4,233
Langsa 4,363
Sabang 4,373
Padang Panjang 4,440
Padang 4,460
Pekanbaru 4,497
Makassar: 4,517.*(WAH)
