BANYUWANGI – matawarta.com : Menpora Zainudin Amali menceritakan tentang latar lahirnya Desain Besar Olahraga Nasional atau DBON. Manfaat dari DBON yang sudah menjadi Perpres ini turut disampaikan.
Pernyataan Menpora ini disampaikan saat membuka Webinar Nasional Program Studi Pendidikan Pasca Sarjana UPI Bandung. Dilakukan secara daring dari Banyuwangi, Sabtu kemarin.
“Yang sedang kita lakukan dalam olahraga kita ini adalah hal mendasar. Kami sedang melakukan perubahan besar dalam pembinaan olahraga nasional, sesuai arahan Presiden Joko Widodo,” kata Menpora.
“Presiden meminta kepada saya dan stakeholder lainnya untuk melakukan review total. Hal ini terkait ekosistem pembinaan prestasi olahraga nasional,” ujar Menpora.
Presiden menyampaikan dengan penduduk berjumlah 274 juta jiwa, tetapi prestasi olahraga Indonesia tidak sebanding dengan banyaknya penduduk.
Maka itu Menpora bergerak cepat berdiskusi dengan berbagai pihak. Mulai profesor, guru besar keolahragaan, dan lain-lain. Semua untuk menemukan masalah apa yang terjadi.
“Kenapa prestasi olahraga bisa kalah peringkat dunia dengan negara kecil Jamaika yang hanya berpenduduk 2 juta jiwa? Luas wilayah 11 ribu kilometer persegi jauh lebih besar Indonesia, tapi kenapa malah kalah dalam peringkat dunianya,” ujar Menpora.
Berangkat dari alasan itulah Menpora Amali bersama stakeholder olahraga melahirkan DBON. Sekarang barang itu sudah dipayungi dengan Perpres 86/2021.
Ditambah dengan payung hukum lebih tinggi yakni UU Keolahragaa No. 11 tahun 2022 yang roh di dalamnya adalah DBON.*(WAH)
