Pemerintah Campur Tangan, FIFA Sanksi Federasi Sepak Bola India

ZURICH – Biro Dewan FIFA dengan suara bulat menjatuhkan sanksi pembekuan terhadap Federasi Sepak Bola India atau AIFF. Keputusan diambil karena ada campur tangan dari pihak ketiga, yang berarti pelanggaran serius terhadap Statuta FIFA.

Dengan pembekuan AIFF ini berarti Piala Dunia Wanita U-17 2022 yang seharusnya berlangsung di India pada 11-30 Oktober mendatang, tidak dapat diadakan di sana. Sepanjang campur tangan dari pihak ketiga itu belum terselesaikan.

Penangguhan akan dicabut setelah perintah membentuk komite administrator untuk mengambil alih kekuasan Exco AIFF telah dicabut. AIFF harus kembali mendapatkan kendali penuh atas urusan sehari-hari organisasinya.

“FIFA sedang menilai langkah selanjutnya yang berkaitan dengan turnamen Piala Dunia Wanita U-17 2022. FIFA juga terus menjalin kontak konstruktif dengan Kemenpora India,” begitu pernyataan dari FIFA.

“Harapan semua adalah masalah ini dapat diatasi dan mendapatkan hasil positif,” tambah pernyataan FIFA itu lagi.

Pemerintah India memang membentuk komite administrator untuk AIFF. Itu karena selama 13 tahun India tidak punya Presiden atau Ketua Umum AIFF.

Praful Patel sudah beberapa kali menjabat sebagai ketua umum, dan itu dilarang dalam Undang-Undang Olahraga India. Masalahnya Statuta FIFA tidak melarang jabatan presiden federasi dijabat berkali-kali.

Di situlah terjadi benturan aturan, hingga membuat FIFA terpaksa menjatuhkan sanksi terhadap sepak bola India. Situasi hampir sama pernah dialami Indonesia pada 2015, saat PSSI dibekukan FIFA.*(WAH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *